This Author published in this journals
All Journal Syntax Idea
Muhammad Roihan Daulay
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Indonesa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem Pendidikan Islam di Indonesia Muhammad Roihan Daulay; Mutiara Nawavilla; Hamdani Simamora
Syntax Idea Vol. 8 No. 2 (2026): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntaxidea.v8i2.14842

Abstract

Pendidikan Islam memainkan peran strategis dalam Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Indonesia, namun kajian yang mengintegrasikan dimensi historis, regulatif, dan kontemporer secara komprehensif masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengkaji sistem pendidikan Islam di Indonesia, meliputi landasan historis, struktur kelembagaan, integrasi kebijakan, serta tantangan dan peluang pengembangannya di era kontemporer. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui teknik analisis isi (content analysis) terhadap sumber pustaka akademik relevan rentang 2017–2026, bersumber dari Google Scholar, SINTA, DOAJ, dan portal Garuda. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam telah diakui secara resmi dalam Sisdiknas melalui UU Nomor 20 Tahun 2003, PP Nomor 55 Tahun 2007, dan UU Nomor 18 Tahun 2019. Madrasah dan pesantren telah terintegrasi ke dalam sistem pendidikan formal nasional dengan standar kurikulum, akreditasi, dan kualifikasi tenaga pendidik yang setara dengan sekolah umum. Tantangan utama meliputi kesenjangan kualitas antarlembaga, rendahnya penetrasi teknologi di daerah 3T, dan terbatasnya kualifikasi sebagian tenaga pendidik. Di sisi lain, besarnya populasi Muslim Indonesia, meningkatnya literasi digital, dan pengakuan internasional terhadap sistem pesantren merupakan peluang yang signifikan. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa pendidikan Islam memerlukan inovasi kurikulum berbasis kecakapan abad ke-21, peningkatan profesionalisme guru secara berkelanjutan, serta tata kelola kelembagaan yang transparan dan akuntabel guna menghasilkan lulusan berdaya saing global yang tetap berpegang pada nilai-nilai Islam.