Peserta didik merupakan komponen utama dalam proses Pendidikan Islam yang berperan penting dalam menentukan keberhasilan pendidikan. Dalam perspektif Islam, peserta didik tidak hanya dipandang sebagai objek penerima ilmu, tetapi juga sebagai subjek aktif yang memiliki potensi dasar berupa Fitrah yang harus dikembangkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep peserta didik dalam pendidikan Islam, meliputi hakikat, karakteristik, serta peranannya dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber yang relevan, seperti buku, jurnal, dan karya ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa peserta didik dalam pendidikan Islam memiliki dimensi yang kompleks, mencakup aspek jasmani, akal, dan ruhani. Oleh karena itu, proses pendidikan harus dilakukan secara seimbang dan terpadu agar mampu mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki peserta didik. Selain itu, peserta didik juga dituntut untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran, seperti berpikir kritis, memahami materi, serta mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Pendidik memiliki peran strategis dalam membimbing dan mengarahkan peserta didik agar mencapai tujuan pendidikan Islam, yaitu terbentuknya manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Dengan demikian, pemahaman yang komprehensif tentang peserta didik sangat diperlukan untuk menciptakan proses pendidikan yang efektif dan bermakna. Secara metodologis, kajian ini menerapkan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap literatur yang relevan dan kredibel. Temuan penelitian secara spesifik mengidentifikasi enam aspek utama peserta didik dalam pendidikan Islam, yaitu hakikat, kebutuhan, dimensi, inteligensi, kepribadian, dan etika, yang keseluruhannya bertumpu pada konsep fitrah sebagai potensi dasar manusia.