Kariza MZ
Universita Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik SMA Pada Materi Barisan Geometri Kariza MZ; Yulyanti Harisman
Jurnal Didactical Mathematics Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v7i2.12943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas X fase E SMA Negeri 1 Ampek Angkek tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Purposive Sampling, yaitu dengan memilih 3 orang peserta didik sebagai sampel dan dianalisis lebih lanjut setiap indikator kemampuan pemecahan masalah matematisnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes berupa pemberian soal uraian tentang barisan geometri sebanyak 3 butir. Instrumen tes telah melalui uji validitas isi oleh dua orang dosen pendidikan matematika dan satu guru mata pelajaran. Teknik analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan peserta didik ke dalam kategori sangat tinggi, tinggi, cukup, dan rendah berdasarkan hasil tes, kemudian dianalisis lebih lanjut berdasarkan indikator kemampuan pemecahan masalah matematis, yaitu memahami masalah, menyusun rencana, menyelesaikan masalah, dan memeriksa kembali. Berdasarkan hasil tes, diperoleh bahwa 2,78% peserta didik yang memiliki kemampuan pemecahan matematis berkategorim sangat tinggi, 41,67% peserta didik yang memiliki kemampuan pemecahan matematis berkategori tinggi, 30,56% peserta didik yang memiliki kemampuan pemecahan matematis berkategori cukup dan 25,00% peserta didik yang memiliki kemampuan pemecahan matematis berkategori rendah. Hasil analisis menunjukkan bahwa peserta didik dengan kategori rendah masih belum mencapai indikator menyusun rencana, menyelesaikan dan memeriksa kembali, peserta didik dengan kategori cukup belum mencapai indikator menyelesaikan dan memeriksa kembali, peserta didik dengan kategori tinggi belum mencapai indikator memeriksa kembali, dan peserta didik dengan kategori sangat tinggi sudah mampu mencapai semua indikator dari kemampuan pemecahan masalah matematis.