Apudin
STAI Sirojul Falah Bogor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

a PENGUATAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KELUARGA SEBAGAI FONDASI PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI ERA DIGITAL Siti Nurkamilah Nurkamilah; misno; Erniawati; Apudin; Nely Sifa
BHAKTISIFA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): BHAKTISIFA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STAI Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam kehidupan keluarga, khususnya terhadap proses pembentukan karakter anak. Kemudahan akses informasi melalui internet dan media digital memberikan manfaat dalam memperluas wawasan, namun juga menghadirkan tantangan berupa paparan konten negatif, pergeseran nilai moral, menurunnya interaksi keluarga, serta meningkatnya ketergantungan anak terhadap gawai. Kondisi tersebut menuntut peran keluarga, terutama orang tua, untuk memperkuat Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Pendidikan Agama Islam dalam keluarga sebagai dasar pembentukan karakter anak, menganalisis berbagai tantangan yang dihadapi keluarga pada era digital, serta merumuskan strategi penguatan pendidikan agama yang relevan dengan perkembangan teknologi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap Al-Qur'an, hadis, buku, serta berbagai jurnal ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan Islam, pendidikan karakter, dan era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, ibadah, dan akhlak melalui keteladanan, pembiasaan, nasihat, serta pengawasan yang berkelanjutan. Tantangan utama yang dihadapi meliputi rendahnya literasi digital orang tua, keterbatasan waktu dalam mendampingi anak, serta pengaruh media digital yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, penguatan Pendidikan Agama Islam dalam keluarga perlu dilakukan melalui peningkatan kompetensi keagamaan orang tua, pembiasaan ibadah, komunikasi yang hangat, pendampingan penggunaan teknologi, serta sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, berkarakter kuat, dan bijaksana dalam memanfaatkan teknologi digital. Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, keluarga, karakter anak, era digital, pendidikan karakter.