Christopher Chandra
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mega-Chan di Negeri Konoha Putra Aditya Lapalelo; Christopher Chandra; Nanang Krisdinanto
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 15 No 2 (2026): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v15i2.10126

Abstract

Penelitian ini mencurigai popularitas internet meme politik “Mega-Chan”, sebagai dampak dari subordinasi partisipasi perempuan dalam politik tanah air. Diskursus politik masyarakat yang masih meletakkan kekuasaan di tangan laki-laki, serta faktor budaya Indonesia yang patriarkal menjadi landasan kecurigaan ketimpangan gender dalam popularitas meme Mega-Chan. Penelitian ini menggunakan jenis dan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, dengan model analisis semiotika yang dikembangkan oleh Hackley, model semiotika ini mengedepankan pemaknaan dari dua perspektif, subjektif, dan sosial (others) sehingga bisa menghindari iterpretasi bias sekaligus bisa menjelaskan proses subjektif dan sosial dalam sisi produksi tanda Mega chan. Dengan model semiotika ini penelitian dilakukan dengan tujuan menggali sekaligus menjawab kecurigaan/pertanyaan penelitian, bagaimana gambaran partisipasi perempuan dalam politik Indonesia, yang dihadirkan melalui meme Mega-chan dan apakah Megawati adalah salah satu korban ketimpangan gender dalam partisipasi politik ?. hasilnya. Meme Mega-chan sebagai tanda tidak hanya dimaknai sebagai satire politik kepada Megawati Soekarnoputri, namun memuat makna sudut pandang stereotype Gen Z terhadap partisipasi politik perempuan, meskipun secara regulasi telah diijinkan oleh negara Indonesia. Stereotipe itu membatasi perempuan melalui ciri feminine yang mereka miliki: emosional, sensitif, dan kurang dalam berpikir rasional.