Yola Waqingatul Hidayah
Universitas Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perlindungan Hukum terhadap Investor dalam Layanan Platform Securities Crowdfunding sebagai Pendanaan Umkm di Indonesia: Legal Protection for Investors in Securities Crowdfunding Platform Services as MSME Funding in Indonesia Yola Waqingatul Hidayah; Bhim Prakoso; Istiana Istiana
CLEAR: Criminal Law Review Vol. 1 No. 2 (2023): Clear Journal of November 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/clear.v1i2.13

Abstract

In Indonesia, MSMEs play a big role as drivers of the country's economy. The need for funding for MSMEs is an important factor in the sustainability of these MSMEs. The development of Fintech or Financial Technology services, which is the result of collaboration between technology and financial systems, makes things easier for MSMEs. One type of Fintech service that has recently developed in Indonesia is Crowdfunding services. Securities Crowdfunding is an extension of Equity Crowdfunding where MSMEs can not only issue shares but also bonds or sukuk to obtain funds from investors on the Crowdfunding platform. In Indonesia, securities Crowdfunding is still very new and it is certain that in the next few years it will become popular. This cannot be separated from the institutions involved in securities Crowdfunding, such as the OJK, which is the legal umbrella. The issue of protecting investors from companies that have the potential to fail is important to review. This research aims to convince MSMEs that Securities Crowdfunding is a good and promising capital raising system and to analyze the risks that will be faced in the Securities Crowdfunding funding system. This research method is normative legal research which examines legal issues related to securities Crowdfunding investment.    Di Indonesia UMKM mengambil peran besar sebagai penggerak perekenomian negara. Kebutuhan atas pendanaan pada UMKM menjadi salah satu faktor penting atas keberlangsungan UMKM tersebut. Berkembangnya layanan Fintech atau Financial Technology yang merupakan hasil kolaborasi antara teknologi dan sistem keuangan menghadirkan kemudahan bagi UMKM. Salah satu jenis layanan Fintech yang baru-baru ini berkembang di Indonesia adalah layanan Crowdfunding. Securities Crowdfunding merupakan bentuk perluasan dari Equity Crowdfunding dimana UMKM bukan hanya dapat menerbitkan saham namun juga obligasi atau sukuk untuk dapat mendapatkan dana dari investor pada platform Crowdfunding. Di Indonesia securities Crowdfunding masih sangat baru dan dipastikan beberapa tahun kedepan akan popular. Hal ini tidak terlepas dari lembaga-lembaga yang berkaitan dalam securities Crowdfunding seperti OJK  yang menjadi payung hukum. Masalah perlindungan investor dari perusahaan yang berpotensi mengalami kegagalan penting untuk dikaji lagi. Penelitian ini bertujuan untuk meyakinkan UMKM bahwa Securities Crowdfunding adalah sistem penghimpunan modal yang baik dan menjanjikan serta menganalisis resiko yang akan dihadapi pada sistem pendanan Securities Crowdfunding. Metode penelitian ini adalah penelitian hukum yang bersifat normatif yang mengkaji isu hukum terkait investasi securities Crowdfunding.