Ketimpangan atau ketidakmerataan ekonomi di Indonesia telah menjadi permasalahan nasional yang berdampak kepada desa-desa maupun daerah-daerah terpencil, hal ini menyebabkan keterbatasan akses terhadap kebutuhan pangan bagi kelompok tertentu, juga berdampak pada kesejahteraan sosial masyarakat hingga dapat mempengaruhi Kesehatan, Pendidikan, dan pembangunan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mewujudkan gerakan kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu dan para lansia non potensial melalui aksi bantuan distribusi sembako dan pangan kepada masyarakat prasejahtera di desa Janti Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Metode yang kami gunakan adalah metode pendekatan berbasis Participatory Learning and Action (PLA) yang mana melibatkan mahasiswa, dosen ,dan staf universitas secara langsung dalam proses persiapan hingga pendistribusian bantuan kepada masyarakat secara door to door. Hasil kegiatan kami menunjukkan bahwa penyaluran bantuan untuk masyarakat prasejahtera, lansia, tuna netra, serta masyarakat kurang mampu lainnya telah terlaksana dan telah diterima langsung. Selain membantu meringan kan beban kebutuhan dan men-sejahterakan masyarakat, program ini juga menjadi wadah bagi para civitas akademik untuk mengamalkan ilmunya kepada masyarakat melalui gerakan pengabdian masyarakat serta menjadi wadah edukasi khususnya bagi mahasiswa untuk menumbuhkan nilai empati dan kemanusiaan sebagai agen of change di masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat membangun kekompakan sosial dan menjadi perwujudan nyata dari Tri Dharma dalam perguruan tinggi melalui Pengabdian kepada Masyarakat.