M Islahuddin
Universitas Muhammadiyah Gresik, Jawa Timur, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Landasan Epistemologis Akal dan Wahyu dalam Islam: Analisis Istilah dalam Al-Qur’an Rizka Putri Auliya; Faidatul Maghfiroh; M Islahuddin
Journal Islamic Studies of Muhammadiyah Vol. 1 No. 2 (2026): Journal Islamic Studies of Muhammadiyah (JISM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jism.v1i2.11507

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas konsep akal dan wahyu dalam Islam, khususnya terkait pengertian serta istilah akal dan wahyu dalam Al-Qur’an. Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana peran akal dan wahyu serta bagaimana hubungan keduanya dalam membantu manusia memahami ajaran Islam. Penulisan artikel ini menggunakan metode kajian pustaka dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan tafsir Al-Qur’an, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa akal merupakan kemampuan yang dimiliki manusia untuk berpikir, memahami, dan menilai sesuatu secara rasional yang tercermin dalam berbagai istilah dalam Al-Qur’an seperti ta‘qilun, ya‘qilun, Na'qil, Ya'qiluha. Sementara itu, wahyu berfungsi sebagai petunjuk utama dari Allah yang menjadi pedoman hidup manusia yang juga memiliki berbagai istilah seperti al-wahy, al-kitab, ad-dzikr, dan an-nur. Keduanya memiliki hubungan yang saling melengkapi, di mana akal digunakan untuk memahami wahyu, dan wahyu membimbing akal agar tidak menyimpang dari kebenaran dalam kehidupan sehari-hari dalam pengambilan Keputusan.