Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan akhlak anak dalam lingkungan keluarga sebagai dasar pembentukan karakter dan perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari. Keluarga memiliki peran utama dalam menanamkan nilai-nilai moral, agama, sopan santun, disiplin, dan tanggung jawab kepada anak sejak usia dini. Namun, perkembangan teknologi, media sosial, dan perubahan lingkungan sosial menjadi tantangan dalam implementasi pendidikan akhlak pada keluarga di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan akhlak anak dalam keluarga, metode yang digunakan orang tua, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari orang tua, anak, dan tokoh masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahap editing, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan akhlak anak dalam keluarga dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, nasihat, dan pengawasan orang tua. Pendidikan akhlak diterapkan melalui pembiasaan berkata sopan, menghormati orang tua, disiplin, jujur, membantu pekerjaan rumah, serta melaksanakan ibadah bersama keluarga. Faktor pendukung meliputi lingkungan keluarga religius dan kerja sama keluarga, sedangkan faktor penghambat meliputi pengaruh teknologi, media sosial, kesibukan orang tua, dan pergaulan anak.