Mochammad Hilman Amirudin Nahri
Teknologi Pendidikan ID

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Interaktif dengan Mengoptimalkan Fitur Interactive Flat Panel Yerry Soepriyanto; Dyah Lestari; Ence Surahman; Efi Dian Ariska; Dany Wijaya Kesuma; Mochammad Hilman Amirudin Nahri
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v9i12026p1-5

Abstract

Sebuah sekolah telah memiliki perangkat Interactive Flat Panel lebih dari tiga tahun, akan tetapi guru hanya memanfaatkan bahan ajar berbasis perangkat tersebut yang disediakan baik oleh perangkat, lembaga maupun Internet. Sementara itu jumlah guru yang mengembangkan bahan ajar relatif sedikit, oleh karena itu perlu diadakan pelatihan pengembangan bahan ajar interaktif. Tujuannya untuk melatih guru dalam mengembangkan bahan ajar interaktif yang berbasis pada Interactive Flat Panel atau papan Interaktif dengan memanfaatkan fitur yang dimilikinya. Fitur tersebut adalah anotation, drag & drop, object manipulation, drawing and writing. Bahan ajar interaktif diperlukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan fitur yang telah disediakan oleh papan interaktif. Dengan demikian perlu dikembangkan desain pelatihan untuk tujuan yang telah ditetapkan. Desain pelatihan dikembangkan dengan mengadopsi model McArdle melalui tiga tahap pelaksanaan yaitu pra, pelaksanaan dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan dalam dua tahap yaitu pelatihan pengenalan fitur-fitur yang dimiliki oleh IFP dan mendemonstrasikan pemanfaatannya pada bahan ajar interaktif yang tersedia gratis di Internet. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa guru meningkat pemahamannya terkait pemanfaatan fitur papan interaktif pada bahan ajar interaktif yang digunakan dalam pembelajaran. Peningkatan ini ditunjukkan oleh N-Gain yang terkategori efektif dan sedang. Selain itu ketersediaan bahan ajar interaktif semakin meningkat kuantitasnya yang berhasil dikembangkan oleh guru secara mandiri.