Kondisi siswa siswi SMKN 1 Sragimasih belum mengerti tentang apa itu sadhanabahkan siswa kurang memahami apa yang dimaksud dengan sraddhadalam kehidupan sehari-hari. Siswa kurang mengetahui kekuatan dan fungsi Dewa-Dewi yang dipuja selama ini dan siswa di daerah ini pun belum mengetahui pengaruh sadhanadalam meningkatkan sraddhahal ini dikarena siswa belum pernah melaksanakan sadhana,dengan ini peneliti akan menerapkan pemujaan, japa, meditasi, dan membaca bhagavadgitayang sesuai petunjuk Weda. Kegiatan penelitian dilakukan sebanyak delapan kali pertemuan dilaksanakan mulai dari tanggal 18 januari 2020 sampai tanggal 26 februari 2020 dengan melaksanakan dua tahap penyebaran angket peneliti menjadikan siswa SMKN 1 Sragi sebagai populasi. Terdiri dari siswa kelas X, XI dan XII. Sampel dipilih dengan cara ditentukan yaitu kelas XI sebanyak 30 siswa. Meningkatkan sraddhamelalui sadhanasiswa SMK Negri 1 Sragi, Desa Sumber Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, dengan menerapkan pemujaan, japa, meditasidan membaca bhagavadgita pada saat pembelajaran berlangsung di SMK Negri 1 Sragi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan melakukan sadhanayang memiliki indikator pemujaan, japa, meditasidan membaca bhagaavadgita dapat meningkatan sraddha siswa SMK N 1 sragi terlihat dari nilai rata-rata tes tertulis sebelum dilakukan pembelajaran sadhana 235 setelah dilakukan pembelajaran meningkat menjadi 313. Nilai rata-rata tes praktik sebelum dilakukan pembelajaran 246 setelah dilakukan pembelajaran meningkat menjadi 308. Saran dari penelitian ini yaitu agar meningkatkan sraddhasiswa melalui sadhanaini dijadikan sebagai alternatif proses Pembelajaran Agama Hindu sehingga siswa lebih tertarik dan lebih mudah untuk memahami.