Ajaran Tat Tvam Asi merupakan salah satu nilai luhur dalam filsafat Hindu yang mengandung makna “aku adalah engkau” atau kesatuan antara diri sendiri dengan makhluk lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peningkatan kecerdasan emosional, spiritual, dan sosial dalam perspektif ajaran nilai-nilai filosofis keagamaan sebagai landasan pembentukan karakter manusia yang holistik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian artikel revie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional mencakup kemampuan individu dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri serta orang lain, yang dapat ditingkatkan melalui internalisasi nilai-nilai ajaran seperti pengendalian diri, kesabaran, dan empati. Sementara itu, kecerdasan spiritual berkaitan dengan kemampuan individu dalam memaknai kehidupan secara mendalam, memiliki kesadaran akan tujuan hidup, serta menjalin hubungan yang harmonis dengan Tuhan, yang diperkuat melalui praktik nilai-nilai spiritual seperti keikhlasan, kesadaran diri, dan penghayatan terhadap makna kehidupan. Adapun kecerdasan sosial mencerminkan kemampuan individu dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial, menjalin hubungan yang harmonis, serta menunjukkan sikap toleransi, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. Ketiga aspek kecerdasan tersebut saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan dalam pembentukan kepribadian manusia yang utuh. Dalam perspektif ajaran nilai-nilai filosofis keagamaan, peningkatan kecerdasan emosional, spiritual, dan sosial tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.