Artikel ini bertujuan menganalisis dampak pendidikan kewirausahaan terhadap penguatan kompetensi ekonomi dan kesiapan kerja siswa SMK di Kota Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan dan analisis data sekunder, dengan memanfaatkan data Badan Pusat Statistik serta hasil penelitian terdahulu mengenai pendidikan kewirausahaan, kompetensi kewirausahaan, dan employability skills siswa SMK. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan memiliki hubungan substantif dengan penguatan kompetensi ekonomi dan kesiapan kerja, terutama ketika pembelajaran dilaksanakan secara kontekstual melalui praktik bisnis, project-based learning, teaching factory, digital entrepreneurship, simulasi usaha, dan keterlibatan dunia kerja. Data BPS menunjukkan bahwa TPT Provinsi Lampung pada Agustus 2025 sebesar 4,21%, sedangkan TPT lulusan SMK mencapai 7,16%. Pada tingkat Kota Bandar Lampung, TPT tahun 2024 tercatat 7,44%. Kondisi tersebut memperlihatkan pentingnya penguatan strategi pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan pencari kerja, tetapi juga individu yang mampu menciptakan nilai ekonomi dan beradaptasi terhadap perubahan pasar kerja. Artikel ini merekomendasikan penguatan ekosistem kewirausahaan SMK melalui integrasi pembelajaran kewirausahaan dengan kompetensi keahlian, digitalisasi usaha, teaching factory, kemitraan industri, bimbingan karier, dan pengembangan proyek bisnis nyata.