Dedah Jumiatin
Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi, Kota. Cimahi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Permainan Tradisional Terhadap Karakter Disiplin Anak Usia Dini Ditasari Fitrina Nur Rohman; Dedah Jumiatin
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 4 (2026): Volume 9, Number 4, July 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i4.31576

Abstract

Karakter disiplin yaitu karakter pembiasaan yang menerapkan aturan dalam suatu kegiatan. Maka karakter disiplin dapat terbentuk melalui permainan tradisional, permainan tradisional yaitu permainan yang dilakukan secara turun menurun oleh anak pada daerah-daerah masing-masing. Permainan tradisional sangat menyenangkan untuk anak, Anak Usia 5-6 tahun yaitu anak yang berumur 5-6 tahun yang sedang mengalami masa keemasan.  Maka penelitian ini bertujuan untukmengetahui dampak permainan tradisional terhadap karakter disiplin anak usia dini pada anak usia 5-6 tahun di TK Sandhy Putra. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 10 anak. Data penelitian ini menggunakan instrument penelitian berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data meliputi aktivitas reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan anak dapat berkembang melalui permainan oray-orayan, engklek, dan congklak. Dengan melalui permainan ini anak merasa menyenangkan dan semangat, anak dapat menyadari akibat bila tidak disiplin dalam permainan tradisional, taat dan tanggung jawab terhadap aturan bermain, dapat menunggu giliran saat permainan tradisional berlangsung, anak dapat merapikan mainan dan kursi isaat selelsai kegiatan, dan anak dapat saling mengingatkan dan saling menjaga bermain.   Discipline is a habitual character that applies rules in an activity. Therefore, discipline can be formed through traditional games. Traditional games are games that are played from generation to generation by children in their respective regions. Traditional games are very enjoyable for children, namely children aged 5-6 years who are experiencing their golden age. Therefore, this study aims to determine the impact of traditional games on the discipline character of early childhood in children aged 5-6 years at Sandhy Putra Kindergarten. The research method used is descriptive-qualitative. The subjects of this study were 10 children. The data for this study were collected using research instruments in the form of interviews, observations, and documentation studies. Data analysis includes data reduction activities, data displays, and drawing conclusions. The results of the study show that children can develop through games of oray-orayan, engklek, and congklak. By playing this game, children feel happy and enthusiastic, children can realize the consequences of not being disciplined in traditional games, obey and be responsible for the rules of the game, can wait for their turn when the traditional game is in progress, children can tidy up toys and chairs when the activity is finished, and children can remind each other and look after each other while playing.