Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kualitas Website E-commerce B2B Dengan Pendekatan Model McCall Soetam Wicaksono
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknosains Kodepena Volume 5 Nomor 2 Januari 2025
Publisher : Kodepena (Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54423/jtk.v5i2.119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan meningkatkan kualitas website e-commerce B2B yang disebut XYZ (disamarkan atas permintaan pengelola). Karena dalam era digital saat ini, kualitas website e-commerce B2B berperan penting dalam menentukan keberhasilan bisnis.. Penelitian ini fokus pada integrasi feedback pengguna untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang kebutuhan dan ekspektasi mereka, yang berperan penting dalam meningkatkan pengalaman pengguna. Metodologi dalam penelitian menggunakan Focus Group Discussions (FGD) dengan 20 pengguna loyal yang telah berinteraksi dengan website selama dua tahun terakhir. Responden ini dipilih berdasarkan aktivitas pembelian mereka yang konsisten. FGD dilaksanakan untuk mengumpulkan data terperinci mengenai enam aspek kualitas menurut model McCall: keandalan, kegunaan, efisiensi, kebenaran, pemeliharaan, dan portabilitas. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengidentifikasi kekuatan dan area yang membutuhkan perbaikan dalam pengelolaan situs. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna merasa puas dengan aspek kebenaran dan portabilitas, namun beberapa aspek seperti keandalan, kegunaan, efisiensi, dan pemeliharaan masih memerlukan peningkatan. Berdasarkan temuan ini, tim pengembang bersama dengan manajemen pengelola mengakui pentingnya peningkatan berkelanjutan berdasarkan feedback pengguna untuk meningkatkan kinerja situs secara keseluruhan. Saran untuk penelitian mendatang termasuk penggunaan teknologi analisis data besar untuk lebih memahami dan merespons kebutuhan pengguna secara proaktif, sehingga tidak hanya meningkatkan kualitas teknis situs tetapi juga memperkuat hubungan pengguna dengan platform XYZ. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi responsif terhadap feedback pengguna merupakan kunci dalam pengembangan e-commerce B2B yang sukses.