Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR DAN GAYA BELAJAR KOGNITIF TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI SISWA KELAS X SMA ISLAM SUNAN GUNUNG JATI NGUNUT TULUNGAGUNG Siti Fatimah siti fatimah; Ekbal Santoso
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 6 No. 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v6i1.10611

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini untuk melihat dampak lingkungan serta gaya belajar kognitif kepada motivasi berprestasi siswa kelas X di SMA Islam Sunan Gunung Jati Ngunut Tulungagung. Peneliti memilih pendekatan kuantitatif dan metode regresi linier berganda. Sampel sebanyak 100 siswa ditentukan dengan rumus Taro Yamane dari total populasi 297 siswa. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan dianalisis menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian menyatakan bahwa lingkungan belajar (X1) berdampak secara signifikan kepada motivasi berprestasi (Y) dengan koefisien regresi sebesar 0,203 (p = 0,001). Gaya belajar kognitif (X2) juga berpengaruh signifikan terhadap motivasi berprestasi dengan koefisien regresi sebesar 0,338 (p = 0,011). kebetulan, kedua variabel diatas memberi dampak signifikan terhadap motivasi berprestasi (F = 11,571; p < 0,05). Menurut hasil di atas lingkungan belajar dan gaya belajar kognitif merupakan faktor penting dalam meningkatkan motivasi berprestasi siswa. Temuan ini menghadirkan berbandingan dengan penelitian terdahulu yaitu perbedaan pada tingkat dominasi dan besaran pengaruh antar variabel yang menunjukkan ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memahami faktor-faktor yang lebih berpengaruh dalam memicu motivasi berprestasi di konteks yang berbeda.
PENGARUH BELAJAR BERKELANJUTAN DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA CALON GURU PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI TINGKAT AKHIR DI UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI TULUNGAGUNG Sinta Mariana; Ekbal Santoso
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v9i2.6942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belajar berkelanjutan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran individu terhadap isu-isu lingkungan, sosial, dan ekonomi yang relavan untuk mencapai keberlanjutan. Motivasi berprestasi motivasi berkuasa dan motivasi bersahabat. Kinerja calon guru dalam menjalankan tugas tanggung jawab dalam memberikan bimbingan belajar berupa pengertahuan dan ketrampilan sehingga terjadi peningkatan prestasi belajar siswa. Permasalahan yang dapat dilihat dari keragaman minat menjadi guru diantara mahasiswa sebagian masih ragu ragu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belajar berkelanjutan dan motivasi berprestasi terhadap kinerja calon guru pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung. Jenis penelitian ini kuantitatif ini menentukan persamaan regresi linier Y = 8,489 + 0,119 X1 + 0,836 X2. Secara parsial maupun simultan , kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja calon guru, dengan Ajusted Square 0,787 (78,7).
PENGARUH PERSEPSI RISIKO DAN KEPERCAYAAN TERHADAP MINAT PENGGUNAAN QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD (QRIS) PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI Intan Yanuari Permata; Muhammad Anasrulloh; Ekbal Santoso
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12850

Abstract

Variations in the adoption rate of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) digital payment system among university students remain strongly influenced by perceived risk and trust factors. This quantitative survey study aimed to analyze the effects of perceived risk and trust on the intention to use QRIS among students of the Economic Education Study Program at Universitas Bhinneka PGRI. Data were collected via Likert-scale questionnaires administered to 133 students determined using a saturated sampling technique from the total population. Data were analyzed using multiple linear regression via SPSS 26 after satisfying classical assumption testing. The resulting regression equation was Y = 30.556 - 0.120X₁ + 0.659X₂. Partial testing (t-test) revealed that perceived risk had a negative and significant effect (t = -2.068; p = 0.041), whereas trust exerted a positive and significant effect (t = 10.225; p = 0.000) on usage intention. Simultaneous testing (F-test) proved that both variables jointly exerted a significant effect (F = 52.925; p = 0.000) with an R-square coefficient of determination of 0.449 (44.9 percent). The main conclusion confirms that enhancing user trust and minimizing technical and security risk perceptions represent key strategies for fostering digital payment adoption in higher education. ABSTRAK Variasi tingkat adopsi sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di kalangan mahasiswa masih sangat dipengaruhi oleh faktor persepsi risiko dan kepercayaan. Penelitian kuantitatif metode survei ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi risiko dan kepercayaan terhadap minat penggunaan QRIS pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert kepada 133 mahasiswa yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh dari total populasi. Analisis data diuji menggunakan regresi linier berganda via SPSS 26 setelah memenuhi uji asumsi klasik. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 30,556 - 0,120X₁ + 0,659X₂. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan persepsi risiko berpengaruh negatif dan signifikan (t=-2,068;p=0,041), sedangkan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan (t=10,225;p=0,000) terhadap minat penggunaan. Hasil uji simultan (uji F) membuktikan kedua variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan (F=52,925;p=0,000) dengan koefisien determinasi R^2 sebesar 0,449 (44,9 persen). Simpulan utama menegaskan bahwa peningkatan kepercayaan serta upaya meminimalkan persepsi risiko teknis dan keamanan merupakan strategi kunci untuk mendorong adopsi pembayaran digital di perguruan tinggi.    
PENGARUH PROMOSI, ONLINE CUSTOMER REVIEW DAN ONLINE CUSTOMER RATING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI APLIKASI TIKTOK SHOP PADA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI Maulidya Wulandari; Muhammad Anasrulloh; Ekbal Santoso
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.13025

Abstract

The integration of social commerce features on TikTok Shop significantly triggers online shopping behavior dynamics among university students. This associative quantitative study aims to analyze the partial and simultaneous effects of promotions, online customer reviews, and online customer ratings on purchasing decisions. A sample of 105 student users was selected through purposive sampling techniques. Data were gathered using valid and reliable questionnaires, then analyzed using multiple linear regression in SPSS. The partial test results reveal that promotions and online customer ratings have no significant effect on purchasing decisions. Conversely, online customer reviews positively and significantly drive purchasing decisions, serving as the most dominant factor. Simultaneously, all three independent variables significantly influence purchasing decisions, with a coefficient of determination reaching 67.4%. Online business practitioners are advised to prioritize managing credible customer reviews to enhance consumer trust and purchase intention. ABSTRAK Integrasi fitur social commerce pada platform TikTok Shop memicu dinamika perilaku belanja online di kalangan mahasiswa secara signifikan. Penelitian kuantitatif asosiatif ini bertujuan menganalisis pengaruh promosi, online customer review, dan online customer rating terhadap keputusan pembelian konsumen baik secara parsial maupun simultan. Sebanyak 105 mahasiswa pengguna TikTok Shop dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket yang valid serta reliabel dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa promosi dan online customer rating tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian secara parsial. Sebaliknya, online customer review berpengaruh positif dan signifikan, sekaligus menjadi faktor paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan koefisien determinasi sebesar 67,4%. Pelaku bisnis online disarankan untuk memprioritaskan pengelolaan ulasan pelanggan yang kredibel guna meningkatkan tingkat kepercayaan serta minat beli konsumen.    
PENGARUH PERSONAL SELLING, PERIKLANAN, DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA PADA DEALER PT KARYA AGUNG MEGAH JAYA IV BOYOLANGU Adilah Novelia Dewi; Ekbal Santoso; Muhammad Anasrulloh
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.13269

Abstract

The increasingly competitive motorcycle industry requires companies to implement effective marketing strategies to strengthen consumers' purchasing decisions. Although previous studies have investigated the influence of personal selling, advertising, and price perception on purchasing decisions, inconsistent findings remain, indicating the need for further empirical investigation in the context of local motorcycle dealerships. This study aimed to examine the effects of personal selling, advertising, and price perception on consumers' purchasing decisions at PT Karya Agung Megah Jaya IV Boyolangu, an authorized Honda motorcycle dealer. A quantitative approach with an associative research design was employed. The study involved 136 consumers selected through simple random sampling. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed through multiple linear regression with the assistance of SPSS version 27. The findings revealed that personal selling and price perception had a positive and statistically significant effect on purchasing decisions, whereas advertising did not exert a significant partial effect. Simultaneously, the three independent variables significantly influenced purchasing decisions, as indicated by an F-value of 43.913 with a significance level of 0.000 (p < 0.05). Furthermore, the coefficient of determination (R² = 0.500) indicates that personal selling, advertising, and price perception jointly explain 50.0% of the variance in purchasing decisions, while the remaining 50.0% is attributable to other factors beyond the proposed research model. These findings suggest that strengthening sales representatives' interpersonal capabilities and establishing competitive price perceptions are more influential than advertising activities in encouraging consumers' purchasing decisions at Honda motorcycle dealerships. ABSTRAK Persaingan industri sepeda motor mendorong perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran yang mampu meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji pengaruh personal selling, periklanan, dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian, hasil yang diperoleh masih menunjukkan inkonsistensi sehingga diperlukan pengujian kembali pada konteks dealer sepeda motor di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh personal selling, periklanan, dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda pada Dealer PT Karya Agung Megah Jaya IV Boyolangu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 136 konsumen yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal selling dan persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan periklanan tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai Fhitung sebesar 43,913 dan tingkat signifikansi 0,000 (<0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,500 menunjukkan bahwa 50,0% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh personal selling, periklanan, dan persepsi harga, sedangkan 50,0% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas interaksi tenaga penjual dan pembentukan persepsi harga yang kompetitif menjadi faktor yang lebih dominan dibandingkan aktivitas periklanan dalam mendorong keputusan pembelian konsumen pada dealer sepeda motor Honda.    
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR, SELF-REGULATED LEARNING DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI Ragilia Putri Candraniar; Ekbal Santoso; Muhammad Anasrulloh
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.13229

Abstract

Academic achievement is widely recognized as an essential indicator of student success in higher education and is influenced by a combination of internal and external factors. Despite extensive research on academic performance, studies integrating learning motivation, self-regulated learning, and social support within a single analytical framework remain limited, particularly in the context of private universities. This study aimed to examine the influence of learning motivation, self-regulated learning, and social support on the academic achievement of students at Universitas Bhinneka PGRI. A quantitative approach with an associative research design was employed. The study population consisted of 2,781 students, from which 139 respondents were selected using proportional sampling. Data were collected through validated and reliable questionnaires and analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 25. The findings revealed that learning motivation, self-regulated learning, and social support each had a positive and significant effect on academic achievement. Furthermore, the simultaneous analysis demonstrated that the three variables collectively exerted a significant influence on academic achievement. The coefficient of determination () of 0.879 indicated that 87.9% of the variance in academic achievement could be explained by the combined contribution of learning motivation, self-regulated learning, and social support, while the remaining 12.1% was attributable to other factors beyond the scope of this study. These findings highlight the importance of strengthening both individual learning capacities and supportive social environments to enhance academic outcomes in higher education. ABSTRAK Prestasi akademik merupakan indikator penting keberhasilan mahasiswa di perguruan tinggi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Namun, kajian yang mengintegrasikan motivasi belajar, self-regulated learning, dan dukungan sosial dalam satu model penelitian masih relatif terbatas, khususnya pada konteks perguruan tinggi swasta. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi belajar, self-regulated learning, dan dukungan sosial terhadap prestasi akademik mahasiswa Universitas Bhinneka PGRI. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 2.781 mahasiswa dan sampel sebanyak 139 responden yang dipilih melalui teknik proportional sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar, self-regulated learning, dan dukungan sosial secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa. Selain itu, pengujian simultan membuktikan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi akademik. Nilai koefisien determinasi () sebesar 0,879 menunjukkan bahwa 87,9% variasi prestasi akademik dapat dijelaskan oleh kombinasi motivasi belajar, self-regulated learning, dan dukungan sosial, sedangkan 12,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan faktor psikologis dan dukungan lingkungan dalam upaya meningkatkan capaian akademik mahasiswa di perguruan tinggi.    
PENGARUH LITERASI DIGITAL, SELF REGULATED LEARNING DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI DAN KEUANGAN LEMBAGA DI SMKN 2 BOYOLANGU Ridatama Putri Refinallah; Ekbal Santoso; Muhammad Anasrulloh
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.13278

Abstract

Mastery of digital technology, independent learning management, and emotional stability are essential aspects of determining the competence achievement of accounting students in the digital transformation era. This study aims to analyze the effects of Digital Literacy, Self-Regulated Learning, and Emotional Intelligence on the Learning Outcomes of students in the Accounting and Institutional Finance Expertise Program at SMKN 2 Boyolangu. This study employed a quantitative approach with an associative design. The population consisted of 139 students, all of whom were selected as the research sample using a total sampling technique (sampling census). Data were collected through questionnaires and report card documentation. Data were analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS Statistics 25. Hypothesis testing was conducted using the t-test (partial), F-test (simultaneous), and coefficient of determination (R²). The results showed that partially, Digital Literacy had a significant effect on Learning Outcomes (t count = 13.555 > t table = 1.978; p = 0.000). Self-Regulated Learning significantly affected Learning Outcomes (t count = 4.388 > t table = 1.978; p = 0.000). Emotional Intelligence also had a significant effect on Learning Outcomes (t count = 4.346 > t table = 1.978; p = 0.000). Simultaneously, Digital Literacy, Self-Regulated Learning, and Emotional Intelligence had a significant effect on Learning Outcomes (F count = 208.151 > F table = 2.67; p = 0.000). The coefficient of determination (R²) of 0.822 indicated that these three variables jointly contributed 82.2% to Learning Outcomes, while the remaining 17.8% was influenced by factors outside the model. In conclusion, strengthening Digital Literacy, Self-Regulated Learning, and Emotional Intelligence simultaneously proves effective in enhancing student learning outcomes in vocational accounting education. ABSTRAKPenguasaan teknologi digital, kemandirian mengelola proses belajar, dan kestabilan emosional merupakan aspek esensial dalam menentukan capaian kompetensi siswa akuntansi di era transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Literasi Digital, Self-Regulated Learning, dan Kecerdasan Emosional terhadap Hasil Belajar siswa Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga di SMKN 2 Boyolangu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 139 siswa yang seluruhnya dijadikan sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket dan dokumentasi nilai rapor. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t (parsial), uji F (simultan), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Literasi Digital berpengaruh signifikan terhadap Hasil Belajar (t hitung = 13,555 > t tabel = 1,978; p = 0,000). Self-Regulated Learning berpengaruh signifikan terhadap Hasil Belajar (t hitung = 4,388 > t tabel = 1,978; p = 0,000). Kecerdasan Emosional berpengaruh signifikan terhadap Hasil Belajar (t hitung = 4,346 > t tabel = 1,978; p = 0,000). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap Hasil Belajar (F hitung = 208,151 > F tabel = 2,67; p = 0,000). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,822 menunjukkan bahwa ketiga variabel secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 82,2% terhadap Hasil Belajar, sedangkan 17,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Kesimpulannya, penguatan Literasi Digital, Self-Regulated Learning, dan Kecerdasan Emosional secara terpadu terbukti efektif meningkatkan Hasil Belajar siswa pendidikan vokasi akuntansi.