Ahmad Zaki
Kementerian Agama Kota Jakarta Pusat, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Kurikulum PAI Berbasis Multikultural untuk Sekolah Menengah Ahmad Zaki
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0201.04

Abstract

AbstractIslamic Religious Education (PAI) curriculum based on multiculturalism has become the focus of attention in addressing the dynamics of Indonesia's pluralistic society. This study explores the implementation of innovative PAI curriculum based on multiculturalism for secondary schools, involving the Ministry of Religious Affairs, the Indonesian Islamic Education Teachers Association (AGPAII), and the Wahid Foundation as the main samples. Through qualitative research methods, this study outlines the strengths and weaknesses of each institution in integrating multicultural values into the PAI curriculum. The results show that despite significant efforts from the three institutions, there are still challenges in developing diverse teaching methods and fostering multicultural values in the school environment. However, through collaboration between educational institutions and relevant stakeholders, this study concludes that the development of a PAI curriculum that is responsive to the needs of multicultural society is an important step in building an inclusive and peaceful society. Abstrak Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis multikultural menjadi fokus perhatian dalam upaya menghadapi dinamika masyarakat Indonesia yang pluralistik. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi inovasi kurikulum PAI berbasis multikultural untuk sekolah menengah, dengan melibatkan Kementerian Agama, Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII), dan Wahid Foundation sebagai sampel utama. Melalui metode penelitian kualitatif, penelitian ini memaparkan kekuatan dan kelemahan dari masing-masing lembaga tersebut dalam mengintegrasikan nilai-nilai multikultur dalam kurikulum PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya yang signifikan dari ketiga lembaga tersebut, masih terdapat tantangan dalam pengembangan metode pembelajaran yang beragam dan pembudayaan nilai-nilai multikultur di lingkungan sekolah. Namun, melalui kerjasama antara lembaga pendidikan dan stakeholder terkait, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kurikulum PAI yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat multikultural merupakan langkah penting dalam membangun masyarakat yang inklusif dan damai.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Asmaul Husna dengan Menggunakan Ragam Media Ajar di SMPN 76 Jakarta Ahmad Zaki
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0301.03

Abstract

Abstract This study aims to improve students' learning outcomes in the study of Asmaul Husna by utilizing instructional media and to develop learning strategies that can enhance students' performance in learning Asmaul Husna. This Classroom Action Research was conducted on 37 seventh-grade students of SMPN 76 Jakarta Pusat. Generally, the teaching of Asmaul Husna is delivered through a monotonous lecture method or one-way communication, which limits student participation during the learning process. Teaching materials rely solely on student worksheets (LKS), causing students to feel bored. After implementing classroom actions in the Asmaul Husna lessons over three cycles, with each cycle comprising planning, action, observation, and reflection stages, data were collected through observations, interviews, documentation, and evaluation results. The results of the Classroom Action Research revealed that the use of instructional media in Asmaul Husna lessons significantly improved students' learning outcomes, with the average learning achievement increasing from 21.6% in the first cycle to 92% in the second cycle, and reaching 100% in the final cycle. Therefore, it is recommended that the use of media in teaching Asmaul Husna be adopted as a learning method that can be further developed. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Asmaul Husna dengan menggunakan media pembelajaran dan untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran materi Asmaul Husna. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan pada peserta didik kelas VII 6 SMPN 76 Jakarta Pusat yang berjumlah 37 peserta didik. Pada umumnya pembelajaran Asmaul Husna disajikan dengan metode ceramah yang monoton atau satu arah sehingga tidak tampak partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran tersebut. Materi ajar hanya dengan menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS) sehingga membuat peserta didik menjadi bosan. Setelah dilakukan tindakan kelas pada pembelajaran Asmaul Husna yang terdiri dari tiga siklus, dimana dalam setiap siklus memiliki tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi, diperoleh data lapangan berupa hasil pengamatan, wawancara, dokumentasi, hasil evaluasi. Hasil Penelitian Tindakan kelas yang dilakukan pada pembelajaran Asmaul Husna dengan menggunakan media terbukti dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan peningkatan hasil rata-rata belajar yang sangat signifikan pada setiap siklusnya mulai dari 21,6% meningkat kepada 92% dan pada siklus terakhir menjadi 100%. Oleh karena itu, disarankan bahwa penggunaan media dalam pembelajaran Asmaul Husna dapat dijadikan sebagai metode pembelajaran yang dapat dikembangkan.