Kendall Malik
Program Studi Desain Produk , Fakultas Seni Rupa dan Desain, ISI Padang Panjang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN IBU HAMIL DALAM KEPATUHAN DAN KETEPATAN MENGKONSUMSI TABLET Fe DI TPMB ERNAWENA A.Md.Keb Miftah Amalia Yasti; Rilly Yane Putri; Yofa Sukmawati; Shinta Angellina; Chyka Febria; Kendall Malik; Yunimar Polem; Silvia Amita
Jurnal Salingka Abdimas Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v6i1.8030

Abstract

Latar Belakang: Cakupan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) menurut data dinkes Sumatera Barat tahun 2021, minimal 90 Tablet pada ibu hamil di Indonesia tahun 2022 adalah 86,2%. Sumatera Barat sebesar 81,7% dalam pencapaian pemberian TTD ini artinya masih belum mencapai target. Kota Padang Panjang khususnya  Kelurahan Tanah Hitam capaian Tahun 2021 sudah 100 % dalam pendistribusian Tablet Fe di 16 kelurahan yang ada. Namun menurut data masih ada ibu hamil anemia yang ditemukan di kota Padang Panjang. Tujuan: PKM ini adalah bentuk aplikasi pelayanan kebidanan kepada masyarakat terutama pada ibu hamil tentang pentingnya kepatuhan dan ketepatan dalam mengkonsumsi Tablet Fe. Metode: Kegiatan PKM dilakukan oleh dosen dan mahasiswa dengan metode pendekatan analisis situasi dan masalah anemia serta penggunaan tablet fe pada ibu hamil di RT 01 Kelurahan Tanah Hitam Kota Padang Panjang khususnya ibu hamil yang melakukan ANC di TPMB Erna Wena,A.Md.Keb sebagai mitra dalam pengabdian ini.metodenya dengan beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari PKM ini 50% ibu hamil belum tepat dalam mengkonsumsi tablet Fe.Pada pemeriksaan HB masih ada 3 orang ibu hamil dengan hb rendah atau sekitar 37,5% ibu hamil yang dengan HB rendah 12 gr/dL. Pada akhir penyuluhan ini adalah semua ibu hamil ,100% ibu hamil mau untuk minum tablet Fe sesuai anjuran bidan dan tim PKM. Saran: kegiatan serupa harus terus dilakukan, dan melibatkan serta mendukung penuh kader kesehatan yang ada dilingkungan TPMB ini, karena yang paling sering berkomunikasi dan berintegrasi dengan sasaran ibu hamil adalah kader kesehatan.