Ema Hikmah
Jurusan Keperawatam Politeknik Kesehatan Kemenkes Banten, Tangerang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Posisi Pronasi terhadap Saturasi Oksigen dan Heart Rate pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Ainun Nurul Fadilah; Ema Hikmah
Journal of Midwifery and Health Research Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/jmhr.v3i1.809

Abstract

Kasus AKB di Indonesia mengalami peningkatan pada tahun 2020 sebanyak 44.000 kasus, dibandingkan tahun 2019 yang berjumlah 26.000 kasus. Pravelensi Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Provinsi Banten pada tahun 2018 (6,7%) yaitu menempati peringkat ke 9 dari seluruh provinsi di Indonesia. BBLR merupakan bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram. Posisi pronasi merupakan posisi menelungkupkan bayi dengan ekstermitas bagian bawah fleksi dan kepala dimiringkan ke salah satu sisi. Pemberian posisi pronasi pada BBLR dapat meningkatkan oksigenasi dan menstabilkan heart rate. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh terhadap saturasi oksigen dan heart rate pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara Serang. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperiment dengan rancangan One Group Pre Test  Post Test. Populasi penelitian ini yaitu BBLR di ruang perinatologi yang sesuai dengan kriteria berjumlah 34 sampel. Hasil uji t-test dependent didapatkan nilai saturasi oksigen pre-test 93.03% dan post-test 97.15%  dengan hasil p-value=0,000 (α <0,05) diperoleh hasil yang signifikan. Nilai heart rate pre-test 147.26x/menit dan post-test 134.68x/menit dengan hasil p-value=0,000 (α <0,05) diperoleh hasil yang signifikan. Ada pengaruh posisi pronasi terhadap saturasi oksigen dan heart rate pada BBLR. Dengan demikian posisi pronasi bisa dijadikan strategi penunjang peningkatan saturasi oksigen dan menstabilkan heart rate pada BBLR di rumah sakit.
Pengaruh Edukasi Self Care Management Terhadap Efikasi Diri Anak Remaja dengan Thalasemia di RSUD Meylda Maharany; Ema Hikmah; Parta Suhanda
Journal of Midwifery and Health Research Vol. 4 No. 01 (2025): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/jmhr.v4i01.934

Abstract

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2021, diperkirakan terdapat sekitar 156,74 juta orang di seluruh dunia yang menderita thalassemia. Di Indonesia, prevalensi thalassemia diperkirakan berkisar antara 6 hingga 10 persen, yang berarti bahwa 6 hingga 10 dari setiap 100 orang merupakan pembawa sifat thalassemia (WHO, 2021). Kondisi kronis pada thalassemia tisdak hanya berdampak aspek fisik melainkan juga mempengaruhi aspek psikologis dan aspek sosial. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi selfcare management terhadap efikasi diri anak remaja dengan thalassemia di RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment dengan pendekatan One Group Pretest Posttest. Tempat penelitian di Ruang ODCT (One Day Care Thalassemia) RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung. Waktu penelitian bulan Januari-Juni 2025. Populasi penelitian ini yaitu seluruh pasien remaja yang menderita thalassemia di ruang ODCT (One Day Care Thalassemia) RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung berjumlah 48 sampel. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji t-test dependent. Analisis univariat dari penelitian ini adalah hasil uji t-test dependent yaitu pre-test dan post-test self care management terhadap efikasi diri pada anak remaja dengan thalasemia. Hasil uji statistik didapatkan (p value = 0,000 < α = 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi self care management dengan efikasi diri anak remaja dengan thalassemia