Nabila Tsabitha Saptaningtyas
Universitas Mulia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Dampak Fear of Missing Out (FOMO) terhadap Minat Beli Skintifict yang Viral di TikTok oleh Generasi Z E-Commerce Users Nabila Tsabitha Saptaningtyas; Rossa Ardanella; Nandha Narendra Muvano
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of short-form video-based social media, particularly TikTok, has transformed Generation Z's consumption behavior, particularly in the skincare industry. One phenomenon that has emerged due to intense exposure to viral content is Fear of Missing Out (FoMO), a fear of missing out on trends that drives consumers to make quick and impulsive purchases. This study aims to analyze the impact of FoMO on purchase intention for Skintific skincare products that went viral on TikTok among Generation Z e-commerce users. The research method used was a Systematic Literature Review (SLR), analyzing and synthesizing various journals and scientific articles relevant to the topics of FoMO, TikTok, Generation Z consumption behavior, and e-commerce. Data analysis techniques used narrative and thematic synthesis to identify patterns, similarities, and differences in previous research findings. The results show that FoMO plays a key psychological role in bridging the influence of TikTok viral marketing on Skintific purchase intention. Review content, before-and-after content, user testimonials, and beauty influencer recommendations shape perceptions of popularity and urgency that drive Generation Z purchasing decisions. TikTok's integration with e-commerce platforms further strengthens FoMO through promotional features and ease of transaction. This research contributes to enriching the study of digital consumer behavior and provides practical implications for skincare brands, e-commerce platforms, and Generation Z consumers in navigating the phenomenon of social media-based marketing.
Analisis Kelayakan Bisnis UMKM CRUST.ID Berdasarkan Aspek Pasar, Keuangan, Teknis, Hukum, dan Manajemen Diva Chrestella Fadli; Ina Mawarni; Nabila Tsabitha Saptaningtyas; Siti Rahmayuni
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi kelayakan bisnis merupakan salah satu tahapan penting dalam menilai prospek pengembangan suatu usaha sebelum dilakukan perluasan maupun peningkatan skala operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bisnis UMKM CRUST.ID yang bergerak di bidang kuliner dengan produk utama berupa puff pastry. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara langsung dengan pemilik usaha untuk memperoleh informasi mengenai kondisi usaha berdasarkan aspek pasar dan pemasaran, keuangan, teknis dan operasional, hukum, serta manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CRUST.ID memiliki peluang pasar yang cukup baik karena produk yang ditawarkan sesuai dengan tren konsumsi masyarakat, didukung strategi pemasaran berbasis media sosial, serta memiliki segmentasi pasar yang jelas. Dari aspek keuangan, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) menunjukkan bahwa usaha mampu menghasilkan margin keuntungan yang layak dengan estimasi laba bersih sebesar Rp7.200.000 per bulan berdasarkan asumsi penjualan yang telah ditetapkan. Aspek teknis dan operasional memperlihatkan bahwa proses produksi dapat dilaksanakan secara efektif dengan ketersediaan bahan baku dan peralatan yang memadai. Sementara itu, aspek hukum dan manajemen masih memerlukan pengembangan, khususnya dalam pemenuhan legalitas usaha dan penyempurnaan sistem administrasi untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Berdasarkan hasil analisis terhadap seluruh aspek tersebut, UMKM CRUST.ID dinilai layak untuk dikembangkan sebagai usaha kuliner yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan peningkatan kualitas produk, inovasi, dan pengelolaan usaha secara berkesinambungan.