Profitabilitas merupakan indikator utama keberhasilan finansial UMKM yang mencerminkan kemampuan manajemen dalam menghasilkan laba dari seluruh sumber daya yang dimiliki. Pada UMKM kuliner tradisional yang mengandalkan bahan baku perishable seperti UMKM Sate Padang Wak Lobe, efisiensi pengelolaan modal kerja khususnya perputaran kas dan perputaran persediaan menjadi faktor determinan yang sangat kritikal terhadap profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Perputaran Kas (X₁) terhadap Profitabilitas (ROA), pengaruh Perputaran Persediaan (X₂) terhadap Profitabilitas (ROA), serta pengaruh Perputaran Kas dan Perputaran Persediaan secara simultan terhadap Profitabilitas (ROA) UMKM Sate Padang Wak Lobe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data keuangan operasional tahunan UMKM Sate Padang Wak Lobe selama periode 2020–2025. Variabel bebas terdiri dari Perputaran Kas yang diukur dengan rasio penjualan bersih terhadap rata-rata kas, dan Perputaran Persediaan yang diukur dengan rasio harga pokok penjualan terhadap rata-rata persediaan. Variabel terikat adalah Profitabilitas yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Pengujian dilakukan melalui uji validitas (Pearson Correlation), uji reliabilitas (Cronbach’s Alpha), uji asumsi klasik (Shapiro-Wilk, multikolinearitas, Durbin-Watson, dan Glejser), uji koefisien determinasi (R²), uji F, dan uji t dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perputaran Kas (X₁) berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA), meskipun dengan arah pengaruh negatif yang mencerminkan dampak tekanan likuiditas pada periode pandemi, Perputaran Persediaan (X₂) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Profitabilitas (ROA), Perputaran Kas dan Perputaran Persediaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA).