Sandiah Sari
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Availability bias, Price anchoring bias, dan Loss Aversion Bias Terhadap Keputusan Investasi Generasi Z Dengan Persepsi Risiko Sebagai Variabel Mediasi Sandiah Sari; Ramel Yanuarta RE
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.661

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh availability bias, Price anchoring bias, dan loss aversion bias terhadap keputusan investasi Generasi Z dengan persepsi risiko sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan melibatkan 174 investor Generasi Z berusia 18–29 tahun yang berstatus mahasiswa atau pekerja dan berdomisili di Kota Padang. Sampel ditentukan melalui purposive sampling, sedangkan data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert 1–5. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa availability bias dan loss aversion bias berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi serta persepsi risiko. Price anchoring bias berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi risiko, sedangkan persepsi risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Persepsi risiko juga terbukti memediasi pengaruh availability bias, Price anchoring bias, dan loss aversion bias terhadap keputusan investasi. Temuan ini memperkuat Behavioral Finance, Heuristic Theory, dan Prospect Theory bahwa keputusan investasi Generasi Z tidak sepenuhnya rasional, tetapi turut dipengaruhi oleh bias kognitif, bias emosional, dan penilaian subjektif terhadap risiko. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi investasi yang berfokus pada kemampuan memverifikasi informasi, mengevaluasi harga secara fundamental, mengendalikan respons terhadap kerugian, dan menilai risiko secara objektif.