Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Seleksi Beasiswa Menggunakan Analytical Hierarchy Process dan Penilaian Rubrik dengan Explainability Serta Audit Fairness Amanda Listiana Puspanagara; Fathoni Mahardika; Dani Indra Junaedi; Asep Saeppani
Jurnal Informatika, Multimedia dan Teknik Vol 2 No 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jimt.v2i2.1588

Abstract

Seleksi beasiswa di perguruan tinggi sering terdistorsi oleh subjektivitas, penerapan kriteria yang tidak konsisten, dan rendahnya transparansi ketika penilaian dilakukan manual atau berbasis spreadsheet. Penelitian ini mengembangkan dan memvalidasi sistem pendukung keputusan yang memadukan Analytical Hierarchy Process untuk pembobotan kriteria dengan penilaian berbasis rubrik untuk menilai pelamar, disertai fitur explainability dan fairness auditing. Sistem menampilkan kontribusi skor per kriteria, menghasilkan justifikasi naratif deterministik yang diturunkan dari level rubrik dan bobot, serta merangkum dampak kelompok melalui dashboard audit. Artefak dirancang, diimplementasikan, dan dievaluasi menggunakan Design Science Research Methodology pada uji coba sandbox menggunakan 100 pelamar sintetis dalam tiga konfigurasi kebijakan. Pada kebijakan dasar, skor ternormalisasi berada pada rentang 0.48-0.93 dengan rata-rata 0.774, dan pelamar terkelompok menjadi 64 direkomendasikan, 34 borderline, dan 2 tidak direkomendasikan. Dibandingkan dengan keputusan referensi pakar, sistem menunjukkan kesepakatan tinggi (akurasi 0.96; presisi 0.953; recall 0.983; F1-score 0.96) serta keselarasan peringkat kuat (Spearman 0.97; Kendall 0.86). Audit keadilan berdasarkan kelompok semester mengindikasikan disparitas pada kebijakan dasar, dengan tingkat direkomendasikan 0% untuk semester 1-2, 52% untuk semester 3-4, dan 96% untuk semester 5-8. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan hibrida meningkatkan konsistensi dan transparansi penilaian sekaligus menyediakan bukti untuk meninjau pertukaran antara prestasi, kebutuhan, dan dampak kelompok, dengan keputusan akhir tetap berada pada komite.
Arsitektur Unified Ledger untuk Donasi Digital yang Transparan dengan Idempotency dan Server-Sent Events Rifky Septiana Rizki; Fathoni Mahardika; Dani Indra Junaedi; Asep Saeppani
Jurnal Informatika, Multimedia dan Teknik Vol 2 No 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jimt.v2i2.1590

Abstract

Platform donasi digital dituntut memberikan transparansi yang cepat dan dapat diaudit, tetapi implementasi di dunia nyata sering menghadapi notifikasi gateway yang asinkron serta pengiriman webhook at-least-once yang dapat memicu duplikasi, inkonsistensi, dan membuat jendela transparansi menjadi singkat. Studi ini mengusulkan arsitektur terpusat yang menggabungkan (a) penerimaan webhook yang idempotent dengan persistent audit log, (b) unified double-entry ledger sebagai system of record, dan (c) publikasi real-time post-commit melalui server-sent events (SSE) sehingga timeline publik hanya dibentuk dari fakta ledger yang sudah committed. Idempotency keys, signature validation, dan deterministic ledger posting mencegah efek double-spend saat webhook dikirim ulang, sementara audit log menyimpan raw events untuk kebutuhan pemeriksaan forensik. Pendekatan ini diwujudkan dalam prototipe yang berjalan, LuminaFund, yang terintegrasi dengan mainstream payment gateway. Desain dievaluasi melalui pengujian berbasis skenario dan observasi operasional selama 1–13 Desember 2025 menggunakan lima indikator (K1–K5): efek finansial exactly-once pada kondisi retries, konsistensi rekonsiliasi antara public dashboard dan akuntansi, disclosure latency, internal processing delay, serta kelengkapan audit-trail. Hasilnya menunjukkan efek idempoten yang sempurna pada webhook berulang (K1=100%), konsistensi rekonsiliasi yang tinggi (K2≈91.95%), pengungkapan publik yang hampir real-time (K3 median=0.178 s; persentil 95≈2.92 s), internal processing delay yang minimal (K4 median≈1 ms), dan kelengkapan audit yang kuat (K5≈98.48%, 519/527 transaksi). Temuan ini mengindikasikan bahwa unified-ledger ingestion dengan idempotency dan post-commit streaming dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tanpa operational overhead dari sistem on-chain, tetap layak untuk institusi skala menengah, serta dapat diverifikasi secara mandiri oleh donatur, administrator, dan auditor eksternal.
Implementasi Blockchain Pada Bidang Keunagan Digital Zeinan Ramadan; Fidi Supriadi; Dani Indra Junaedi
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Mei - Juni 2025)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v6i5.5314

Abstract

This research aims to spread the implementation of blockchain technology in the digital financial sector through a literature study approach. The main issue raised is how blockchain is applied in financial services and what challenges and benefits come with it. The method used was a literature review of 18 relevant scientific articles. The analysis results show that blockchain has been implemented in four main categories, namely cryptocurrency, cross-border payments, decentralized finance (DeFi), and smart contracts. This implementation provides significant benefits such as transparency, cost and time efficiencies, and increased security. However, blockchain implementation still faces serious challenges such as regulatory ambiguity, scalability issues, cybersecurity risks, and low adoption by traditional financial institutions. This research suggests the importance of strengthening regulations, technical innovation, and increasing technological literacy to encourage broader and more effective blockchain implementation in digital financial systems.