Abstrak: Salah satu desa wisata berbasis kearifan lokal di wilayah Indonesia Timur memiliki potensi budaya yang tinggi melalui tradisi lokal, rumah adat, situs megalitik, dan benda cagar budaya. Pengembangan potensi tersebut memerlukan penguatan kapasitas masyarakat dan kelembagaan untuk mendukung pengelolaan desa wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan soft skill dan hard skill masyarakat serta anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Soft skill difokuskan pada penguatan organisasi, kerja sama, dan partisipasi masyarakat, sedangkan hard skill diarahkan pada promosi digital, pengelolaan destinasi, dan penyusunan rencana pengembangan desa wisata. Metode yang digunakan meliputi ceramah, Focus Group Discussion (FGD), pendampingan, dan praktik pembuatan media promosi digital. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan angket pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar 98%, sehingga kegiatan ini berpotensi mendukung revitalisasi desa wisata berbasis kearifan lokal secara berkelanjutan.Abstract: A local wisdom-based tourism village in Eastern Indonesia possesses significant cultural potential through local traditions, traditional houses, megalithic sites, and cultural heritage objects. Developing these resources requires strengthening community capacity and institutional support to achieve competitive and sustainable tourism management. This Community Service Program aimed to improve both the soft skills and hard skills of community members and the Tourism Awareness Group (Pokdarwis). Soft skill enhancement focused on organizational capacity building, collaboration, and community participation, while hard skill development emphasized digital promotion, tourism destination management, and tourism village development planning. The program employed lectures, Focus Group Discussions (FGDs), mentoring, and practical training in creating digital promotional media. The activity involved 30 participants consisting of local government representatives, Pokdarwis members, traditional leaders, youth, and community members. Evaluation was conducted using pre-test and post-test questionnaires. The results showed a 98% improvement in participants' knowledge and skills, indicating the program's potential to support the sustainable revitalization of local wisdom-based tourism villages.