Henny Rahmawati
English Department, Universitas Islam Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN LITERASI MEMBACA KAMUS SEBAGAI MEDIA BELAJAR BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH MENENGAH Henny Rahmawati; Dzurriyyatun Ni’mah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 4 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i4.40067

Abstract

Abstrak: Kurangnya literasi membaca kamus bahasa Inggris menjadi sebuah permasalahan yang marak ditemukan dalam pembelajaran bahasa Inggris dalam semua tingkatan pendidikan terutama di level sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah atas. Untuk itu, literasi membaca kamus bahasa Inggris diharapkan menjadi sebuah solusi bagi permasalahan yang ada, dalam hal ini, di tingkat sekolah menengah. Dengan menerapkan metode pelatihan, kegiatanini diadakan di salah satu sekolah menengah swasta di Malang, Indonesia dengan total partisipan sebanyak 35 siswa. Untuk pengambilan data, kuesioner terkait literasi membaca kamus bahasa Inggris diberikan kepada partisipan sebelum dan sesudah pelatihan. Data tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan secara jelas data yang sudah terkumpul. Hasil dari pelatihan ini didapatkan bahwa respon siswa terhadap pelatihan membaca kamus sangat bagus, 88% dari partisipan mendapatkan pengalaman belajar membaca kamus yang meliputi pelafalan (76%) dan mencari kata dalam kamus (12%). Dari hasil kuesioner yang dibagikan, dapat diambil kesimpulan bahwa pelatihan yang dilakukan memberi dampak terhadap peningkatan pengalaman belajar bahasa Inggris siswa. Hal ini dibuktikan dengan berkurangnya kesulitan peserta, pada aspek pelafalan, ejaan, motivasi, dan penggunaan kamus. Namun, aspek pemahaman arti kata masih perlu diperkuat. Oleh karena itu, kegiatan lanjutan dapat diarahkan pada pelatihan memahami kosakata dalam konteks kalimat, penggunaan kata dalam percakapan sederhana, dan strategi menebak makna kata berdasarkan konteks. Abstract: One of the most prevalent problems found in English language learning across all levels of education, particularly from elementary school to senior high school, is the lack of dictionary literacy among students. Therefore, English dictionary literacy has been proposed as a solution to this issue, in this case, at the secondary school level. The method used was training which was conducted at a private secondary school in Malang, Indonesia with a total of 49 student participants. For data collection, questionnaires on dictionary literacy were distributed to the participants before and after the training. The data were then analyzed using a qualitative descriptive approach to provide a clear account of the findings. The results of the training, based on the qualitative descriptive data analysis, indicated that the students’ responses to the dictionary reading training were excellent, that is 88% of participants experienced dictionary reading, including pronunciation (76%) and looking up words in the dictionary (12%). From the results of the distributed questionnaires, it can be concluded that the training had improved students' English learning experiences. This is evidenced by the reduced difficulty participants experienced in pronunciation, spelling, motivation, and dictionary use. However, understanding word meanings still needs strengthening. Therefore, follow-up activities can be directed at practicing understanding vocabulary in sentence context, using words in simple conversations, and strategies for guessing word meanings based on context.