Nurul Ain Farhana
Statistika, Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN DAN PEMANFAATAN MODUL AJAR DIGITAL UNTUK PENGUATAN KURIKULUM MERDEKA: DAMPAK TERHADAP PENINGKATAN LITERASI DAN NUMERASI DI SEKOLAH DASAR Nurul Ain Farhana; Nurul Maulida Surbakti; Divi Handoko; Putri Maulidina Fadilah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.34903

Abstract

Abstrak: Rendahnya kompetensi guru dalam mengembangkan materi ajar digital menjadi kendala utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SD Swasta Muhammadiyah 36 Medan, sehingga berisiko menghambat penguatan literasi dan numerasi siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembuatan dan pemanfaatan modul ajar digital yang interaktif dan relevan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi, workshop intensif, dan pendampingan kepada 38 guru. Evaluasi keberhasilan program menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan hardskill dan softskill. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan: persentase guru yang "Kurang Memahami" komponen modul ajar turun drastis dari 33.3% menjadi 0%, sementara kategori "Sangat Memahami" meningkat dari 6.1% menjadi 37.5%. Selain itu, 75% guru berkomitmen untuk mengimplementasikan modul ajar digital secara rutin, menunjukkan keberhasilan program dalam mentransformasi kapabilitas dan motivasi guru.Abstract: The low competency of teachers in developing digital teaching materials has become a primary obstacle in the implementation of the Kurikulum Merdeka (Independent Curriculum) at SD Swasta Muhammadiyah 36 Medan, posing a risk to the strengthening of student literacy and numeracy. This community service project aimed to enhance teachers' competence in creating and utilizing interactive and relevant digital teaching modules. The method employed was a participatory approach involving socialization, intensive workshops, and mentoring for 38 teachers. Program success was evaluated using pre-test and post-test instruments to measure improvements in hardskills and softskills. The results indicated a significant increase in competency: the percentage of teachers with a "Poor Understanding" of module components dropped sharply from 33.3% to 0%, while the "Very Good Understanding" category rose from 6.1% to 37.5%. Furthermore, 75% of teachers committed to implementing digital teaching modules regularly, demonstrating the program's success in transforming teacher capabilities and motivation.