p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Acarya Pustaka
Dr. Luh Putu Sri Ariyani, S.S., M.Hum.
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AKTIVITAS LITERASI TANPA PERPUSTAKAAN: STUDI KASUS SEKOLAH DASAR NEGERI 2 SUKASADA, BULELENG, BALI: Aktivitas Literasi Kadek Tirta Darma Putra; Dr. Luh Putu Sri Ariyani, S.S., M.Hum.; Santana Sembiring, S.Sos., M.A.
ACARYA PUSTAKA Vol 12 No 2 (2026): Acarya pustaka
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ap.v12i2.118875

Abstract

This study aims to determine the types of literacy activities carried out by Sukasada 2 Public Elementary School, as well as the difficulties they face when they do not have a formal school library. This study uses a qualitative descriptive approach, where observation, interviews, and document studies are used as data collection methods. The principal, teachers, book collection managers, and education staff are the research informants. The results show that students of Sukasada 2 Public Elementary School can still develop literacy skills through 15-minute reading activities before class starts, reading during breaks, reading together every Friday, and having a reading corner in each class. Literacy activities still face several challenges. Among them are collection management that is not yet effectively organized; limited space and supporting facilities; and a lack of human resources needed to manage literacy activities. The school utilizes reading corners, book rotation between classes, and active teacher involvement in teaching and getting students into reading habits. This study shows that by utilizing available facilities and getting active support from the school, literacy activities can be carried out without a formal school library.
PROSES PENGEMBANGAN KOLEKSI DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH DASAR NEGERI 1 SUKASADA: Mengelola Koleksi Komang Lestari; Dr. Luh Putu Sri Ariyani, S.S., M.Hum.; Santana Sembiring, S.Sos., M.A.
ACARYA PUSTAKA Vol 12 No 2 (2026): Acarya pustaka
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ap.v12i2.118881

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan koleksi di Perpustakaan Sekolah Dasar Negeri 1 Sukasada dilaksanakan melalui beberapa tahapan yang terstruktur. Tahap pertama adalah analisis kebutuhan pengguna, yang dilakukan dengan mengidentifikasi kebutuhan informasi dan bahan bacaan yang sesuai dengan siswa, guru, serta kebutuhan kurikulum sekolah. Tahap kedua adalah pengadaan bahan pustaka, yang dilakukan melalui pembelian, hibah, maupun bantuan dari berbagai pihak untuk menambah koleksi perpustakaan. Selanjutnya, perpustakaan melakukan seleksi koleksi guna memastikan bahwa bahan pustaka yang tersedia memiliki kualitas yang baik, relevan dengan kebutuhan pengguna, dan sesuai dengan tujuan pendidikan di sekolah dasar. Setelah koleksi tersedia, perpustakaan juga melaksanakan pemeliharaan koleksi sebagai upaya menjaga kondisi fisik bahan pustaka agar tetap layak digunakan dan memiliki umur simpan yang lebih panjang. Dalam pelaksanaan pengembangan koleksi, perpustakaan menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan anggaran, kurangnya variasi koleksi, serta keterbatasan sumber daya dalam pengelolaan perpustakaan. Untuk mengatasi kendala tersebut, pihak perpustakaan mengupayakan berbagai solusi, antara lain menjalin kerja sama dengan pihak sekolah dan pihak luar, memanfaatkan bantuan atau hibah buku, serta melakukan pengelolaan koleksi secara lebih efektif dan efisien. Pengembangan koleksi yang dilakukan memberikan dampak positif terhadap Perpustakaan Sekolah Dasar Negeri 1 Sukasada. Dampak tersebut terlihat dari meningkatnya ketersediaan sumber informasi bagi pengguna, bertambahnya minat baca siswa, meningkatnya pemanfaatan perpustakaan, serta semakin optimalnya fungsi perpustakaan sebagai pusat sumber belajar yang mendukung proses pembelajaran di sekolah.