Umi Hardiyanti Rokmana
UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Berpikir Relasional Siswa Melalui Model Pembelajaran Science Technology Society Dengan Pendekatan SESD Umi Hardiyanti Rokmana; Wirawan Fadly
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/nb289b75

Abstract

Kemampuan berpikir relasional merupakan salah satu kemampuan penting dalam p  embelajaran IPA karena memungkinkan siswa menghubungkan berbagai konsep, menganalisis hubungan sebab akibat, serta menggunakan keterkaitan antar konsep dalam pemecahan masalah.  Rendahnya kemampuan berpikir relasional siswa menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang dapat memfasilitasi pengembangan kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Science Technology Society dengan pendekatan Science Education for Sustainable Development dalam meningkatkan kemampuan berpikir relasional siswa kelas VII SMPN 1 Parang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 63 siswa, terdiri atas 32 siswa kelas eksperimen dan 31 siswa kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa, dan tes kemampuan berpikir relasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran pada kelas eksperimen berada dalam kategori sangat baik, meskipun terdapat kendala akibat keterbatasan waktu. Aktivitas siswa pada kelas eksperimen menunjukkan dominasi aktivitas aktif, seperti berdiskusi dan merumuskan masalah. Namun, hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam peningkatan kemampuan berpikir relasional antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa model STS dengan pendekatan SESD belum menunjukkan efektivitas yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir relasional siswa