Mahendra Wardhana
Department of Interior Design, Sepuluh Nopember Institute of Technology, Surabaya, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Desain dan Ketrampilan Batik Celup Ikat untuk Meningkatkan Minat Wira Usaha Masyarakat Mahendra Wardhana
Jurnal Desain Interior Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v1i1.1465

Abstract

Batik merupakan warisan budaya di Negara Indonesia yang sangat memiliki nilai jual yang tinggi dan prospek ekonomi yang tinggi pula. Kekayaan batik bisa dilihat dari desain motifnya yang beragam dan kaya akan nilai-nilai kreatifitas. Berbagai corak desain motif batik telah dikembangkan dan menjadi kekayaan ciri daerah di berbagai belahan daerah di Indonesia. Peluang untuk menaikkan minat wira usaha khususnya di bidang batik adalah dicapai dengan tiga tahapan yakni mengenalkan, mencoba dan mengetahui peluangnya. Dari tiga tahapan tersebut, tahapan mengenalkan dan mencoba membuat akan dibahas pada kesempatan ini. Salah satu kemudahan dalam mengenalkan batik adalah dengan mencoba langsung berkreasi di kain batik. Kemudahan dan keunikan hasil batik akan langsung didapat setelah proses membatik selesai. Untuk menunjang kemudahan tersebut, maka dilaksanakanlah batik celup ikat untuk mendukung tujuan tersebut. Hasil yang dicapai adalah keunikan hasil batik ternyata dapat meningkatkan minat berwira usaha.
Menumbuhkan Minat pada Kain Nusantara Melalui Pelatihan Pembuatan Kain Ikat Celup (Jumputan) pada Warga Masyarakat Mahendra Wardhana
Jurnal Desain Interior Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v1i2.1908

Abstract

Batik sebagai salah satu produk kain nusantara merupakan salah satu warisan dari leluhur bangsa Indonesia yang telah dikenal luas di dunia. Sebagai peninggalan bersejarah yang hingga saat ini tetap dikagumi seluruh lapisan masyarakat, maka potensi batik dapat dipakai untuk mencapai kesempatan terbaik dalam menumbuhkan minat terhadap kain nusantara. Salah satu kain nusantara yang juga strategis untuk dikembangkan adalah kain jumputan. Karena lebih mudah dan cepat pembuatannya dari pada batik, kain jumputan akan mudah dipelajari oleh masyarakat. Melalui pelatihan pendampingan akan menjadi salah satu metode penumbuhan minat masyarakat dalam mengenal dan mengembangkan potensi kain nusantara. Hasil pendampingan tersebut menunjukkan bahwa minat kepada batik jumputan tersebut paling menonjol adalah dari motif yang dihasilkannya. Berbagai motif dapat dihasilkan dengan beberapa teknik pembuatan yang relatif mudah dikuasai peserta pelatihan. Sebagai hasil akhir dari upaya ini adalah masyarakat yang semula belum mengenal metode pembuatan kainjumputan ini, hanya dalam waktu dua jam masyarakat dapat menguasai dengan baik dalam menghasilkan berbagai motif kain jumputan.
Kajian Desain Gapura dengan Konsep Green Design sebagai Upaya Pembentuk Identitas suatu Lingkungan Mahendra Wardhana; Anggri Indrapasti; Nadya Rizky Fitriana
Jurnal Desain Interior Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v2i1.2376

Abstract

Identitas lingkungan menjadi sangat penting untuk diwujudkan dan diperhatikan dikarenakan hal ini akan menjadi panduan bagi semua orang yang berada di dalamnya untuk mengetahui posisi serta keberadaannya pada lingkungan tersebut. Keberadaan yang dimaksud ini adalah kemudahan dalam menemukan posisinya dalam suatu lingkungan dalam kaitan dengan jarak dan arah terhadap suatu titik tujuannya. Dengan demikian, hal yang dijadikan perhatian atau faktor penting dalam analisa identitas lingkungan adalah view, posisi dan jarak suatu penanda di lingkungan tertentu. Salah satu obyek kajian yang penting dalam memnentuk identitas lingkungan adalah gapura masuk di lingkungan rukun tetangga. Dalam kajian gapura ini tetap dimunculkan konsep green design dikarenakan banyak upaya di lingkungan suatu kota yang cenderung membentuk lingkungan hijau di lingkungannya. Konsep green design pada gapura selalu berkaitan dengan tanaman dan taman yang berada di sekitar gapura. Keberadaan tanaman dan taman yang ada di lingkungan gapura ini yang selanjutnya akan dianalisa posisi dan perletakannya di gapura yang dijadikan contoh kreasi desainnya pada penelitian ini. Olahan konsep green design yang ditunjukkan pada gapura dalam upaya membentuk identitas lingkungan memiliki hasil arahan dengan meletakkan konfigurasi tanaman yang menarik pada bangunan gapura dan di sekitarnya. Hasil analisa lain adalah hadirnya taman akan membentuk kesan green pada lingkungan di sekitar gapura.
Rancang Bangun Otomasi Bangunan Untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional Peralatan di Dalam Bangunannya Mahendra Wardhana
Jurnal Desain Interior Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v3i2.4599

Abstract

Perkembangan industri saat ini telah memasuki revolusi industri 4.0. Pada perkembangan ini setidaknya terdapat dua bagian penting yang berkembang sangat pesat yakni teknologi peralatan dan perkembangan internet. Dengan memanfaatkan dua perkembangan pesat tersebut, maka perangkat otomasi bangunan dapat optimal dirancang dan digunakan. Manfaat dari penggunaan perangkat otomasi bangunan ini juga sangat banyak dan sangat mendukung kebutuhan pengguna bangunannya. Perangkat otomasi bangunan terdiri dari tiga bagian utama yakni sensor, relay dan unit kontrol sebagai pemberi perintah kepada relay yang diaktifkan atau sebaliknya. Ketiga bagian ini memiliki tugas sendiri-sendiri namun juga terintegrasi dalam sebuah pemrograman pada perangkat arduinonya. Sebagai hasilnya, perangkat ini akan berhasil membaca input dari sensornya apabila pemrograman yang dilakukan dijalankan dengan tepat oleh unit kontrolnya. Penggunaan internet sebagai pemberi perintah secara otomatis penuh ataupun dengan perintah manual menjadikan peralatan ini semakin mudah mendukung kebutuhan penggunanya karena dapat dioperasionalkan dari tempat yang jauh.
Strategi Pengembangan UMKM Keris Kabupaten Sumenep Mahendra Wardhana; Adi Soeprijanto; Harus Laksana Guntur; Imam Abadi; Mohammad Herli
Jurnal Desain Interior Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v4i2.6269

Abstract

UMKM di Indonesia saat ini sedang berkembang sangat pesat. Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk mendorong dan mendukung pengembangan UMKM di semua bidang. UMKM yang telah memiliki kesiapan SDM dan SDA akan sangat berpotensi untuk berkembang lebih cepat. Dalam analisa peluang UMKM keris di Kabupaten Sumenep, terdapat berbagai kekuatan yang telah dimilikinya. Beberapa peluang kekuatan diantaranya adalah SDA dan SDM. Namun demikian beberapa agenda kegiatan pengembangan masih dapat dilaksanakan guna mendukung lebih cepat berkembangnya UMKM Kersi di Kabupaten Sumenep ini. Pengembangan pada menejemen promosi dan kesinambungan penerimaan pesanan dapat diupayakan untuk ditingkatkan. Ini akan dapat meningkatkan keberlangsungan saat pra produksi, produksi dan pasca produksi akan lebih terjalin kuat.