Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerapan metode Tilawati dan kemampuan membaca huruf hijaiyah pada anak usia 5–6 tahun. Sampel penelitian terdiri atas 24 anak kelompok B1 dan B2 di RA SBB Cahaya Ilahi Kota Serang, Banten, yang mengikuti pembelajaran Tilawati jilid 1. Karakteristik sampel meliputi anak berusia 5–6 tahun dengan komposisi 11 anak laki-laki dan 13 anak perempuan. Berdasarkan hasil evaluasi awal di kelas, sebanyak 80% (20 anak) telah lancar dan mampu mengenal serta menguasai huruf hijaiyah, sedangkan 20% (4 anak) masih belum mencapai tingkat kelancaran yang optimal. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan instrumen penilaian yang disusun berdasarkan indikator metode Tilawati dan kemampuan membaca huruf hijaiyah, meliputi kelancaran membaca, penguasaan huruf dan harakat, serta kemampuan membaca dan menyimak bacaan guru. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat antara penerapan metode Tilawati dan kemampuan membaca huruf hijaiyah, dengan koefisien korelasi sebesar 0,903 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin optimal penerapan metode Tilawati, semakin tinggi kemampuan anak dalam membaca huruf hijaiyah. Oleh karena itu, metode Tilawati dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada anak usia dini