Satria Mahardhika kaluku
Iakn Manado

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKOMISIONAL SEBAGAI PARADIGMA TEOLOGIS DALAM PEMELIHARAAN LINGKUNGAN HIDUP Satria Mahardhika kaluku; Agnes Relly Poluan; Marde Christian Stenly Mawikere
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 6 No. 1 (2025): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memaparkan paradigma “ekomisional” sebagai kerangka teologis bagi pelestarian lingkungan hidup dalam konteks gereja Kristen. Melalui studi kepustakaan pada literatur ekoteologi, dokumen sinodal, serta pemikiran Bosch, Habel, Conradie, Adiprasetya, dan Calvin, studi ini tentang ekologi krisis ekologi global yang menuntut respon teologis. Narasi penciptaan dalam Kejadian 1–2 terutama istilah “tselem”, “shamar”, dan “abad” harus dibaca ulang sebagai panggilan untuk menata dan memelihara ciptaan, bukan dominasi eksploitatif. Konsep ekomisional menegaskan bahwa manusia diposisikan sebagai mitra Allah dalam menjaga alam, menggeser paradigma antroposentris ke ekosentris. Dokumen ekumenis sejak Kongres DGD 1968 hingga Sidang PGI 2024 mengungkap bahwa meski isu lingkungan telah diakui, implementasi lokal masih terbatas pada tingkat kelembagaan. Paradigma ekomisional memadukan tritugas gereja marturia, koinonia, dan diakonia dengan dimensi ekologis: kesaksian keadilan Allah mencakup keadilan bagi ciptaan; persekutuan yang melibatkan hubungan manusia dan makhluk lain; serta pelayanan konkret berupa program konservasi, edukasi berkelanjutan, dan advokasi kebijakan lingkungan. Direkomendasikan reorientasi teologis, integrasi ekoteologi dalam liturgi dan pendidikan gereja, serta merancang program ekomisional di gereja lokal untuk menggerakkan jemaat dalam tindakan nyata pelestarian ciptaan. Dengan demikian, gereja tidak hanya menyelamatkan jiwa, tetapi juga turut memulihkan dan menjaga ciptaan sesuai misi Allah.