Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Mobile Learning terhadap Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS di UPT SPF SMP Negeri 24 Makassar Putriani Putriani; Dalilul Falihin; Hasni Hasni
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran berbasis mobile learning, mengetahui gambarkan tingkat minat belajar siswa, serta menganalisis pengaruh penggunaan media tersebut terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS di UPT SPF SMP Negeri 24 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis ex post facto. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket/kuesioner, dan dokumentasi, dengan jumlah sampel sebanyak 78 responden yang mewakili populasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linear sederhana, uji t, serta uji koefisien determinasi dengan bantuan aplikasi IBM SPSS versi 25. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh beberapa temuan sebagai berikut: (1) Gambaran penggunaan media pembelajaran berbasis mobile learning di UPT SPF SMP Negeri 24 Makassar berada pada kategori “tinggi”, yang ditunjukkan melalui indikator: (a) persepsi kegunaan, (b) persepsi kemudahan penggunaan, (c) sikap terhadap penggunaan, (d) niat perilaku untuk menggunakan, dan (e) penggunaan sistem secara aktual. (2) Gambaran minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS di sekolah tersebut juga berada pada kategori “tinggi”, dengan indikator meliputi: (a) ketertarikan dalam belajar, (b) perhatian selama pembelajaran, (c) motivasi belajar, dan (d) pengetahuan. (3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara penggunaan media pembelajaran berbasis mobile learning terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS di UPT SPF SMP Negeri 24 Makassar. Secara simultan, variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 39% terhadap minat belajar siswa, sedangkan sisanya sebesar 61% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
Pengaruh Pendekatan Interdisipliner dalam Pembelajaran IPS di SMPN 3 Makassar terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Era Kurikulum Merdeka Nurul Nisa; Hasni Hasni; Syarifah Balkis
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran penerapan pendekatan interdisipliner dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), mengidentifikasi tingkat kemampuan pemecahan masalah siswa, serta mengetahui pengaruh pendekatan interdisipliner terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa di SMPN 3 Makassar pada era Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Variabel penelitian terdiri atas pendekatan interdisipliner sebagai variabel bebas dan kemampuan pemecahan masalah sebagai variabel terikat. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan bantuan SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan interdisipliner dalam pembelajaran IPS berada pada kategori tinggi, yang ditunjukkan melalui integrasi teori dari berbagai disiplin ilmu, penggunaan metode lintas disiplin, sintesis pengetahuan untuk membangun pemahaman baru, serta kolaborasi konseptual antarbidang ilmu. Kemampuan pemecahan masalah siswa juga berada pada kategori tinggi, yang meliputi kemampuan memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan rencana, dan mengevaluasi hasil penyelesaian. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa pendekatan interdisipliner berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Semakin optimal penerapan pendekatan interdisipliner dalam pembelajaran, semakin tinggi kemampuan siswa dalam menyelesaikan berbagai permasalahan. Temuan ini memberikan implikasi bahwa pendekatan interdisipliner dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa.