Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kedudukan Kepribadian Masyarakat Muslim dalam Disiplin Ilmu-Ilmu Keislaman Muhammad Yusuf Hamada; Hermanto Hermanto; Amran Papua; Syahlani Syahlani; Rahman A Karim; Adiyana Adam; Amanan S Saumur
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.438

Abstract

Kepribadian masyarakat Muslim merupakan konstruk fundamental yang menjadi perhatian lintas disiplin dalam khazanah ilmu-ilmu keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan kepribadian masyarakat Muslim dalam perspektif multidisipliner ilmu-ilmu keislaman, mencakup akidah, akhlak, tasawuf, psikologi Islam, sosiologi Islam, dan pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian kepustakaan (library research) melalui analisis dokumen terhadap sumber primer dan sekunder berupa kitab-kitab klasik, jurnal ilmiah internasional, dan karya akademis kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kepribadian Muslim berdiri pada fondasi tauhid sebagai inti pembentuk karakter yang integral; (2) setiap disiplin ilmu keislaman memberikan kontribusi distinktif namun saling melengkapi dalam membangun konstruk kepribadian Muslim; (3) terdapat novelty berupa kerangka integratif “Tauhidic Personality Framework” yang menempatkan tauhid sebagai sumbu sentral yang menghubungkan dimensi kognitif, afektif, konatif, dan spiritual dalam kepribadian Muslim; dan (4) kepribadian Muslim tidak bersifat statis melainkan dinamis-transformatif dalam konteks relasi sosial masyarakat. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan teori kepribadian dalam psikologi Islam dan dapat dijadikan acuan dalam kurikulum pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman.
Kepribadian Masyarakat Muslim dalam Perspektif Psikologi Islam Amelia Mustafa; Rais Ibkar; Srisitna Fatimah Adnan; Melani Hamid; Hujaima Konoras; Adiyana Ada; Amanan S Saumur
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepribadian masyarakat Muslim dalam perspektif Psikologi Islam melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian ini menggunakan pedoman PRISMA untuk memastikan proses penelusuran dan seleksi literatur dilakukan secara sistematis dan transparan. Data diperoleh dari database Scopus, Web of Science, dan Google Scholar dengan rentang tahun 2010–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian Muslim bersifat holistik, mencakup dimensi spiritual, moral, dan kognitif yang terintegrasi dalam konsep nafs, qalb, ‘aql, dan ruh. Karakteristik utama meliputi religiusitas, akhlak, pengendalian diri, dan tanggung jawab sosial. Faktor pembentuknya meliputi pendidikan agama, lingkungan sosial, dan pengalaman spiritual. Penelitian ini memberikan sintesis komprehensif yang memperkaya pengembangan kajian psikologi Islam secara teoretis dan kontekstual.
Metode Pengembangan Psikologi Islam pada Masyarakat Modern Nurhadiah Sarmin; Agusalim Firdaus; Nurjanah Umaternate; Ardian Kader; Ilma Muchsin; Adiyana Adam; Amanan S Saumur
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.443

Abstract

Psikologi Islam merupakan disiplin ilmu yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual Islam dengan prinsip-prinsip psikologi modern dalam memahami perilaku manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis metode pengembangan psikologi Islam yang relevan bagi masyarakat modern, serta mengeksplorasi tantangan dan peluang implementasinya dalam konteks kehidupan kontemporer. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis (systematic literature review) dengan menganalisis 45 artikel dari jurnal terindeks Scopus dan Web of Science yang diterbitkan antara tahun 2015–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat metode utama pengembangan psikologi Islam pada masyarakat modern, yaitu: (1) metode integrasi tazkiyah al-nafs dengan terapi kognitif-behavioral; (2) metode konseling berbasis maqashid syariah; (3) metode pengembangan resiliensi melalui pendekatan spiritual; dan (4) metode mindfulness berbasis zikir dan muhasabah. Keempat metode tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis masyarakat muslim modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan psikologi Islam yang kontekstual dan holistik sangat diperlukan untuk menjawab tantangan kesehatan mental di era modern.
Fungsi Psikologi Pendidikan Islam dalam Pembentukan Kepribadian Masyarakat Muslim Tomikal Tomikal; Fikri Abdurahman; Jafar Sadik Ashar; Abdulmuis Abd Wahab; Jubair Kamtohe; Adiyana Adam; Amanan S Saumur
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi Psikologi Pendidikan Islam dalam pembentukan kepribadian masyarakat Muslim di tengah kompleksitas peradaban modern. Menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-filosofis, data dikumpulkan dari artikel jurnal terindeks SINTA dan Scopus, serta dokumen relevan periode 2015–2025. Analisis isi (content analysis) digunakan untuk mengkaji konsep psikologi pendidikan Islam, teori kepribadian perspektif Islam, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam pembentukan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Psikologi Pendidikan Islam memiliki empat fungsi utama: (1) fungsi kognitif, pengembangan kecerdasan intelektual berbasis wahyu; (2) fungsi afektif, internalisasi nilai melalui tazkiyah al-nafs; (3) fungsi psikomotorik, pembiasaan amal saleh; dan (4) fungsi spiritual, penyadaran hubungan vertikal (ḥabl min Allāh) dan horizontal (ḥabl min al-nās). Keempat fungsi ini berperan sentral dalam membentuk kepribadian Muslim yang ideal melalui integrasi aspek rūḥ, qalb, dan nafs. Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi Psikologi Pendidikan Islam merupakan keniscayaan dalam menjawab krisis moral dan degradasi kepribadian masyarakat Muslim kontemporer.