Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Kewirausahaan dan Pembelajaran Digital Marketing terhadap Minat Digitalprneur dengan Literasi Digital sebagai Variabel Intervening pada Siswa SMKN Kota Surabaya Cici Mardayanti; Saino Saino
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.505

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong munculnya berbagai peluang usaha berbasis digital yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda, khususnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Namun, minat siswa untuk menjadi digitalpreneur masih tergolong rendah meskipun pembelajaran kewirausahaan dan pembelajaran digital marketing telah diterapkan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran kewirausahaan dan pembelajaran digital marketing terhadap minat digitalpreneur dengan literasi digital sebagai variabel intervening pada siswa SMKN Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas XII jurusan Bisnis Digital di SMKN 1, SMKN 4, dan SMKN 10 Surabaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan jumlah responden sebanyak 175 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kewirausahaan dan pembelajaran digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi digital. Pembelajaran kewirausahaan, pembelajaran digital marketing, dan literasi digital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat digitalpreneur. Literasi digital terbukti mampu memediasi pengaruh pembelajaran kewirausahaan dan pembelajaran digital marketing terhadap minat digitalpreneur. Penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan pembelajaran berbasis kewirausahaan dan pembelajaran digital marketing yang didukung literasi digital dapat meningkatkan minat siswa untuk menjadi digitalpreneur.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Project Based Learning melalui Aplikasi Flipbook pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Pemasaran Elemen 9 Kepuasan Pelanggan Julia Visca Elfira Rachman; Saino Saino
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.565

Abstract

Saat ini dunia pendidikan dituntut untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada melalui transformasi sistem pembelajaran yang lebih adaptif, kreatif, dan berbasis teknologi digital. Salah satu penerapan teknologi dalam bidang pendidikan adalah melalui hadirnya modul ajar elektronik (e-modul). Saat ini kebutuhan DU/DI menuntut kemampuan problem solving dan teamwork. Oleh karena itu, model pembelajaran Project Based Learning menjadi salah satu model pembelajaran yang menuntut peserta didik untuk berpikir kritis dalam memecahkan masalah nyata, berkolaborasi dengan teman dalam satu kelompok, dan berkreasi dalam menghasilkan produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis Project Based Learning (PjBL) pada elemen 9. Kepuasan Pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang hanya dilakukan hingga tahap develop saja. Hasil penelitian ini berupa modul ajar melalui aplikasi Flipbook. kelayakan produk mendapatkan penilaian “Sangat Layak” dari ahli materi sebesar 96,5%, ahli bahasa sebesar 90,2%, dan ahli desain sebesar 92,2%. Uji coba produk terbatas mendapatkan respon 88,6% dan uji coba kelompok besar mendapatkan respon 89,2%. Pengukuran peningkatan pemahaman peserta didik menunjukkan kategori nilai N-Gain yakni “Sedang” pada uji coba terbatas dan uji coba kelompok besar, sedangkan peningkatan pemahaman peserta didik menunjukkan kategori nilai N-Gain yakni “Rendah” pada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian maka, penggunaan modul ajar ini dapat meningkatkan pemahaman peserta didik pada elemen kepuasan pelanggan.