Mahasiswa Program Studi D3 Teknik Mesin Politeknik Purbaya Slawi memiliki kompetensi teknis yang baik dalam menghasilkan produk teknologi tepat guna, namun belum mampu mengomunikasikan nilai produk tersebut kepada pasar. Hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa belum memahami strategi pemasaran digital, khususnya dalam menyusun konten promosi yang menarik dan persuasif berbasis model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui pendekatan pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung (project-based learning) yang meliputi penguatan personal branding, penyampaian materi AIDA dan pemasaran digital, pendampingan penyusunan script serta pembuatan video promosi, dan simulasi komunikasi persuasif. Kegiatan dilaksanakan dalam satu hari dengan melibatkan mahasiswa D3 Teknik Mesin sebagai peserta. Evaluasi program dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta pada seluruh aspek yang diukur. Rata-rata nilai pre-test peserta sebesar 48,40 meningkat menjadi 79,00 pada post-test, atau mengalami peningkatan sebesar 63,34%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek kemampuan menyusun script konten dan komunikasi persuasif. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan pola pikir dari sekadar teknisi produksi menjadi calon technopreneur yang mampu memasarkan produk hasil karyanya sendiri. Dukungan aktif dari pihak Politeknik Purbaya Slawi turut mendukung keberhasilan pelaksanaan program.