p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal KOMET
Bagus Kusuma Wijaya
Bisnis Digital, Fakultas Bisnis dan Desain Kreatif, Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI), Denpasar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diseminasi Kajian Inovatif Manajemen Pemasaran Digital: Penguatan Wawasan Peneliti Melalui Seminar Bersama Global Researcher Network I Putu Hendika Permana; Bagus Kusuma Wijaya; Gusti Ayu Shinta Dwi Astari
Jurnal KOMET Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Komet: Kolaborasi Masyarakat Berbasis Teknologi : Volume 2 Nomor 3, Juni-J
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70103/komet.v3i1.125

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut pemimpin muda untuk memiliki kompetensi digital leadership dan personal branding yang kuat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital leadership dan kemampuan personal branding anggota Junior Chamber International (JCI) Bali dalam menghadapi era transformasi digital. Permasalahan yang diidentifikasi meliputi rendahnya pemahaman digital leadership, belum optimalnya personal branding anggota, keterbatasan keterampilan teknis platform digital, ketiadaan pelatihan terintegrasi, serta belum adanya mekanisme evaluasi dan pendampingan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta penyusunan laporan akhir. Program intervensi dilaksanakan melalui pelatihan intensif digital leadership, workshop strategic personal branding, pelatihan teknis platform digital, serta program mentoring pascapelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman konsep digital leadership sebesar 78,3%, peningkatan keterampilan personal branding sebesar 81,2%, dan peningkatan keterampilan teknis digital sebesar 74,6%. Sebanyak 92,1% peserta menyatakan puas dengan keseluruhan program dan merasa siap menerapkan materi dalam aktivitas kepemimpinan sehari-hari. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kapasitas individu anggota JCI Bali sekaligus memperkuat profesionalitas citra organisasi di ranah digital.
Meningkatkan Strategi Digital Marketing dan Brand Positioning UMKM Melalui Sharing Session Bersama Taxu Ventures Bagus Kusuma Wijaya; I Putu Hendika Permana; Ni Putu Eka Kherismawati
Jurnal KOMET Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Komet: Kolaborasi Masyarakat Berbasis Teknologi : Volume 2 Nomor 3, Juni-J
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ekonomi digital yang pesat di Indonesia mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengadopsi strategi pemasaran berbasis digital. Namun, banyak pelaku UMKM, khususnya yang tergabung dalam komunitas Taxu Ventures di Bali, masih menghadapi keterbatasan dalam merancang strategi digital marketing yang terarah dan membangun brand positioning yang kuat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam bidang digital marketing dan brand positioning melalui serangkaian sharing session interaktif, pelatihan berbasis studi kasus, serta pendampingan langsung. Program dilaksanakan selama empat bulan dengan pendekatan Capacity Building dan Participatory Action Learning, mencakup lima komponen utama: (1) peningkatan literasi digital dan strategi pemasaran, (2) penguatan brand identity dan brand positioning, (3) pelatihan produksi konten kreatif dan storytelling digital, (4) pendampingan oleh akademisi dan praktisi, serta (5) penguatan kolaborasi antarpelaku usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman peserta terhadap strategi digital marketing, kemampuan membangun brand identity yang konsisten, serta kapasitas produksi konten digital yang relevan dengan target pasar. Peserta juga berhasil menyusun rencana strategi pemasaran digital masing-masing dan membentuk jejaring kolaboratif yang aktif di dalam komunitas Taxu Ventures. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan UMKM berbasis komunitas yang berkelanjutan, khususnya dalam mendukung ekosistem kewirausahaan digital di Bali dan Indonesia pada umumnya.