Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

“No Days Off”: Kajian Sosiologi terhadap Budaya Olahraga dan Produktivitas Anak Muda Andreas Martin Saputra Waruwu; Ade Maruba Sinaga; Carl Pritz Elgan Sinuhaji; Cristian Yopa Limbong; Huzaifa Alfatah; Ivan Gunawan Purba; Nurkadri Nurkadri
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.529

Abstract

Perkembangan media digital telah melahirkan berbagai budaya populer di kalangan generasi muda, salah satunya budaya olahraga “No Days Off” yang identik dengan gaya hidup sehat, disiplin, dan produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena budaya olahraga “No Days Off” dalam perspektif sosiologi olahraga serta melihat pengaruhnya terhadap produktivitas dan kehidupan sosial anak muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian berjumlah 15 orang anak muda berusia 18–25 tahun yang aktif melakukan aktivitas olahraga seperti gym, running, workout, dan cycling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya olahraga “No Days Off” telah menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda modern. Media sosial memiliki pengaruh besar dalam membentuk budaya olahraga melalui konten mengenai self-improvement, tubuh ideal, dan gaya hidup produktif. Olahraga memberikan dampak positif terhadap kesehatan fisik, kesehatan mental, disiplin, dan rasa percaya diri anak muda. Namun, budaya tersebut juga memunculkan tekanan sosial berupa tuntutan untuk selalu aktif dan produktif di media sosial. Selain itu, komunitas olahraga memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi dan solidaritas sosial antarindividu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya “No Days Off” memiliki dampak positif dan negatif terhadap kehidupan generasi muda sehingga diperlukan pemahaman yang lebih bijak dalam memaknai budaya olahraga di era digital.