Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Interior Space Aesthetics of Al Aqsa Manarat Qudus Mosque: Analysis of Space-Forming Elements Sela Agustin Eka Nila
Journal Of Architectural Design & Technology Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober-Desember, Hal: 1-60
Publisher : Universitas Ichsan Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65524/teras.v1i2.151

Abstract

Abstract: The Al-Aqsa Manarat Qudus Mosque is the oldest mosque on the island of Java. The presence of the paduraksa gate inside the mosque, specifically in the main building of the main prayer hall, is what makes this mosque unique. The problem addressed in this study is how to understand the beauty of the Al-Aqsa Manarat Qudus Mosque from the perspective of Djelantik's theory of beauty. This method is a study aimed at dissecting the characteristics of beauty in a work of art using aesthetic theory. The data used were obtained from field studies, literature studies, and interviews. The method employed is a qualitative descriptive method with a single embedded case study. The results of this research indicate that the interior of Al-Aqsa Manarat Qudus Mosque has characteristics of beauty from an aesthetic perspective. Beauty is identified through the description of the composition of shapes, principles, elements, and meanings in the mosque's interior. Al-Aqsa Manarat Qudus Mosque has a strong sense of unity, viewed from the traits of symmetry, rhythm, and harmony present in its interior. The spatial elements in the Al-Aqsa Manarat Qudus Mosque have geometric shapes, smooth textures, and soft colors. This creates a solemn and grand atmosphere in the Al-Aqsa Manarat Qudus Mosque.
Re-Desain Interior Ruang Ecoprint dengan Konsep Natural Material di Desa Wisata Kampoeng Kauman Heritage Banyumas Sela Agustin Eka Nila; Via Azizul Saputri Khalifah; Brilianty Wijaya
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.399

Abstract

Kampung Kauman Heritage Banyumas adalah tempat wisata yang berfokus pada budaya yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan ekonomi kreatif melalui kegiatan ecoprint. Namun, area ecoprint masih memiliki beberapa keterbatasan terkait tata ruang bagian dalam, kenyamanan ruangan, dan jenis material yang digunakan yang mencerminkan identitas kawasan heritage. Proyek pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada re-desain ruang interior ecoprint dengan menggunakan material alami. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas produksi, pendidikan, dan kenyamanan area tempat karya seni masyarakat yang ditampilkan. Metode yang digunakan meliputi mengamati apa yang terjadi di lapangan, wawancara dengan pemilik dan masyarakat yang terlibat dalam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ecoprint, menganalisis kebutuhan ruang, dan membuat ide desain berdasarkan kebutuhandan fungsi ruang. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa menggunakan bahan alami seperti kayu, bambu, dan barang dekoratif yang terbuat dari tanaman dapat membuat ruangan terasa lebih nyaman, menyenangkan secara visual, dan selaras dengan karakter area warisan. Selain itu, tata letak yang lebih nyaman dan dapat disesuaikan meningkatkan kinerja kegiatan produksi dan membuat ruang tersebut lebih menarik sebagai tempat wisata edukatif. Kegiatan ini membantu menciptakan tempat yang kreatif yang mencerminkan budaya lokal dan juga mendukung pertumbuhan identitas di daerah yang fokus pada pariwisata warisan, sambil meningkatkan kekuatan ekonomi masyarakat lokal.