Evaluasi yang mengunakan Model evaluasi Kirkpatrick dengan 4 level (Kirkpatrick Four Levels Evaluation Model) dilakukan bertujuan untuk mengetahui efektivitas program Pengimbasan Instruktur LSK Tata Busana IPBI Kartini. Data diperoleh melalui instrumen observasi, wawancara, dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Wawancara dilakukan kepada peserta pengimbasan, atasan peserta pengimbasan yakni kepala LKP dan teman sejawat peserta pengimbasan yakni instruktur. Hasil evaluasi ini adalah bahwa penilaian pada level 1 reaksi, hasil reaksi peserta terhadap panitia penyelenggara dan narasumber sangat tinggi. Hanya perlu perhatian persiapan bahan materi pelajaran perlu disiapkan di awal pengimbasan dan perlengkapan ATK (alat tulis kantor) seperti manekin perlu di cek kembali. Pada level 2 belajar, kemampuan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta sangat signifikan penilaiannya. Pada level 3 perilaku, pelaksanaan evaluasi dilakukan setelah peserta kembali ke tempat kerjanya masing-masing. Ada peningkatan perubahan perilaku dari alumni pengimbasan dari sebelum dan setelah pengimbasan. Perubahan perilaku seperti kedisiplinan kehadiran, cara berpakaian, memotivasi teman sejawat, berkomunikasi dengan baik, serta ketepatan dan kecepatan menyelesai tugas-tugas sehari-hari. Pada level 4 dampak, ada peningkatan kinerja alumni pengimbasan. Instruktur terimbas mampu membimbing dan mendesiminasi ilmu yang telah didapat dari pengimbasan kepada sesama teman sejawat isntruktur, mampu mengembangkan metode dan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar, khususnya materi draping dan pembuatan strategi mengajar menjadi lebih baik.