Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksplorasi Faktor yang Mempengaruhi Konsentrasi Belajar IPA Siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Tanjungpinang: Studi Mixed Methods Yessy Maryuni; Erika Purba; Della Deliana; Tri Rahmawati; Nabillah Osra; Resty Putri Amelia; Elfa Oprasmani; Sumarniati Sumarniati; Eka Marini
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.611

Abstract

Karena siswa diharuskan untuk memahami konsep, melakukan pengamatan, dan menganalisis berbagai fenomena sains, fokus belajar merupakan komponen penting dalam keberhasilan pembelajaran IPA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan mempelajari faktor-faktor yang memengaruhi konsentrasi belajar IPA siswa SMP Negeri 7 Tanjungpinang yang berada di kelas VIII. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode campuran dan desain convergent mixed methods. Penelitian kuantitatif melibatkan 237 siswa kelas VIII yang dipilih melalui teknik total sampling; penelitian kualitatif melibatkan seorang guru IPA yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Angket, observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Sementara statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis data kuantitatif, model Miles dan Huberman digunakan untuk menganalisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki tingkat konsentrasi belajar IPA yang baik, dengan rata-rata nilai 3,18. Faktor internal dan eksternal mempengaruhi konsentrasi belajar. Faktor internal termasuk motivasi dan minat siswa untuk belajar, tingkat pemahaman materi, kemampuan intelektual, dan berbagai masalah pribadi siswa. Faktor eksternal termasuk kondisi lingkungan kelas, gangguan dari perangkat digital, kelelahan fisik, stres, dan masalah dengan teman dan keluarga. Selain itu, temuan wawancara menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang menarik dan penerapan model pembelajaran berbasis proyek (PjBL), pembelajaran berbasis masalah (PBL), dan pembelajaran kooperatif dapat membantu meningkatkan fokus siswa dalam belajar. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa, untuk mendukung konsentrasi belajar siswa, guru, wali kelas, guru bimbingan dan konseling, dan orang tua harus bekerja sama lebih baik. Lingkungan belajar yang baik juga memerlukan penggunaan berbagai media pembelajaran.