Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model bisnis Bank BJB KCP Ciparay menggunakan Business Model Canvas (BMC) dan mengidentifikasi faktor internal maupun eksternal melalui analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) guna merumuskan alternatif strategi yang dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap pimpinan serta kepala operasional Bank BJB KCP Ciparay sebagai data primer, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur yang relevan. Analisis dilakukan secara bertahap melalui identifikasi sembilan elemen Business Model Canvas, analisis faktor internal dan eksternal menggunakan matriks SWOT, serta penyusunan alternatif strategi berdasarkan matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank BJB KCP Ciparay memiliki kekuatan pada aspek kemitraan strategis, sumber daya, jaringan layanan, dan variasi produk perbankan, namun masih menghadapi beberapa kelemahan, terutama pada pengembangan layanan digital, perluasan segmen nasabah, dan optimalisasi proses pelayanan. Berdasarkan hasil analisis SWOT, perusahaan berada pada Kuadran I (Rapid Growth Strategy) sehingga strategi yang direkomendasikan berfokus pada optimalisasi layanan DIGI by BJB, penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah dan komunitas UMKM, perluasan pemasaran, peningkatan kualitas pelayanan, pemanfaatan basis data nasabah, penguatan keamanan data, serta peningkatan kompetensi pegawai. Strategi tersebut kemudian diintegrasikan ke dalam sembilan elemen Business Model Canvas sebagai usulan model bisnis yang lebih adaptif untuk meningkatkan daya saing dan kinerja Bank BJB KCP Ciparay secara berkelanjutan.