Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksplorasi Fenomenologi Kesulitan Membaca Siswa Kelas IV SD pada Pembelajaran Berorientasi Deep Learning Nadya Zulfa Khaeratinnisa; Dyah Lyesmaya
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.701

Abstract

Pendidikan dasar memiliki peran penting dalam membangun kemampuan literasi siswa, khususnya keterampilan membaca sebagai fondasi utama dalam proses belajar. Namun, masih banyak siswa kelas IV sekolah dasar yang mengalami kesulitan membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena kesulitan membaca siswa kelas IV di salah satu sekolah yang ada di Kabupaten Sukabumi, dalam pembelajaran berorientasi deep learning. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur mendalam terhadap lima siswa kelas IV yang mengalami kesulitan membaca dan seorang guru kelas sebagai informan pendukung, serta diperkuat dengan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui member check, ketekunan pengamatan, dan kecukupan referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh siswa mengalami kesulitan memahami isi bacaan; sebagian besar belum lancar membaca dan masih mengeja; serta mengalami kesulitan mengenali huruf tertentu dan membaca aksara sambung. Faktor penyebab kesulitan bersifat multifaktorial, mencakup kemampuan dasar membaca, keterbatasan penguasaan kosakata, minat belajar yang rendah, kurangnya dukungan orang tua, serta strategi pembelajaran yang belum optimal. Di sisi lain, penerapan pembelajaran berorientasi deep learning melalui diskusi kelompok dan tanya jawab terbukti meningkatkan pemahaman bacaan dan motivasi belajar siswa. Dapat disimpulkan bahwa penanganan kesulitan membaca memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan strategi pembelajaran interaktif berbasis deep learning, penggunaan media yang menarik dan kontekstual, serta peningkatan keterlibatan orang tua dalam kegiatan literasi di rumah.