Penelitian ini membahas tentang penerapan metode eklektik dalam meningkatkan keaktifan belajar Bahasa arab siswa kelas VIII-A MTs Al-Mujtahadah Pekanbaru. yang dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam pembelajaran Bahasa Arab di berbagai lembaga pendidikan. Salah satunya Madrasah Tsanawiyah Al-Mujtahadah Pekanbaru, yaitu perbedaan budaya antara Arab dan Indonesia, keterbatasan penggunaan Bahasa Arab dalam keseharian, serta penggunaan metode pembelajaran yang belum dikaji secara mendalam dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode eklektik (thoriqoh al-inthiqoiyyah) adalah metode pembelajaran yang menggabungkan berbagai pendekatan dari beragam metode pembelajaran bahasa, seperti metode gramatika-terjemah, metode langsung, metode audio-lingual, dan metode komunikatif, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode eklektik memberikan respon yang sangat positif karena pembelajaran yang menyenangkan dan disesuaikan dengan pendekatan pemahaman siswa yang begitu variatif. Adapun faktor pendukung keberhasilan metode ini adalah kompetensi dan kreativitas guru, ketersediaan sarana dan prasarana, dukungan pihak madrasah, dan respon positif siswa. Sedangkan faktor penghambat dalam penerapan metode eklektik ini adalah Heterogenitas kemampuan awal siswa, hambatan dalam penggunaan media pembelajaran, faktor motivasi yang belum merata, dan waktu pembelajaran yang terbatas. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai penerapan metode eklektik dan kontribusinya terhadap peningkatan keaktifan belajar siswa kelas VIII dalam pembelajaran Bahasa Arab di MTs Al-Mujtahadah Pekanbaru.