Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Hedonic Shopping Motivation Terhadap Impulsive Buying pada Dewasa Awal Pengguna Shopee Paylater di Kota Padang Febriani Febriani; Free Dirga Dwatra
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hedonic shopping motivation terhadap impulsive buying pada dewasa awal pengguna Shopee Paylater di Kota Padang. Kemudahan transaksi digital melalui fitur "beli sekarang, bayar nanti" yang ditawarkan Shopee Paylater berpotensi memperkuat dorongan emosional dalam berbelanja, terutama pada individu yang memiliki motivasi hedonis tinggi. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai peran motivasi berbelanja hedonis dalam mendorong perilaku impulsive buying pada pengguna layanan Paylater, khususnya pada kelompok dewasa awal. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 100 dewasa awal pengguna Shopee Paylater di Kota Padang yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Impulse Buying Tendency Scale (IBTS) yang dimodifikasi oleh Putri (2023) dari Verplanken & Herabadi (2001) dan Hedonic Shopping Motivation Scale (HSMS) yang diadaptasi oleh Ramadhani (2025) dari Arnold & Reynolds (2003). Analisis menggunakan regresi linear sederhana menunjukkan koefisien korelasi (r) = 0,498 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan koefisien determinasi sebesar 24,8%. Hasil ini mengindikasikan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara hedonic shopping motivation terhadap impulsive buying. Semakin tinggi motivasi hedonis individu, semakin besar pula kecenderungan melakukan pembelian impulsif. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan literasi keuangan dan pengendalian diri dalam penggunaan layanan Paylater agar individu lebih mampu mengelola dorongan emosional saat berbelanja dan mengambil keputusan konsumsi secara lebih bijak.