Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja tenaga alih daya (TAD) menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE) serta memberikan rekomendasi kebutuhan tenaga kerja pada Unit Billing Management PT PLN (Persero) ULP Singaraja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik proportionate stratified random sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 14 petugas yang mewakili empat area kerja. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan metode work sampling, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi uji keseragaman data, uji kecukupan data, penentuan performance rating metode westinghouse, perhitungan waktu siklus, waktu normal, waktu baku, hingga perhitungan nilai FTE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh petugas berada pada kategori overload dengan rata-rata nilai FTE Area 1 sebesar 2,01, Area 2 sebesar 2,75, Area 3 sebesar 2,96, dan Area 4 sebesar 3,11. Berdasarkan hasil tersebut, dilakukan perhitungan rekomendasi kebutuhan tenaga kerja sehingga diperoleh rekomendasi sebanyak lima petugas pada Area 1, tujuh petugas pada Area 2, serta masing-masing sepuluh petugas pada Area 3 dan Area 4. Rekomendasi tersebut menghasilkan estimasi rata-rata nilai FTE sebesar 1,21; 1,18; 1,19; dan 1,24 yang berada pada kategori normal. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi PT PLN (Persero) ULP Singaraja dalam mengevaluasi kebutuhan tenaga alih daya dan mendukung perencanaan tenaga kerja yang lebih efektif. This study aims to analyze the workload of outsourced personnel (TAD) using the Full-Time Equivalent (FTE) method and to provide recommendations regarding workforce requirements at the Billing Management Unit of PT PLN (Persero) ULP Singaraja. The study employs a descriptive quantitative approach using proportionate stratified random sampling, resulting in a sample of 14 employees representing four work areas. Data collection was conducted through observation using the work sampling method, interviews, and documentation. Data analysis included tests for data uniformity and data adequacy, determination of performance ratings using the Westinghouse method, and calculations of cycle time, standard time, and FTE values. The results of the study indicate that all staff members fall into the “overload” category, with average FTE values of 2.01 for Area 1, 2.75 for Area 2, 2.96 for Area 3, and 3.11 for Area 4. Based on these results, calculations were performed to determine recommended staffing levels, resulting in a recommendation for five staff members in Area 1, seven in Area 2, and ten each in Areas 3 and 4. These recommendations yield estimated average FTE values of 1.21, 1.18, 1.19, and 1.24, respectively, all of which fall within the normal category. The research results are expected to serve as a basis for PT PLN (Persero) ULP Singaraja in evaluating its outsourcing needs and supporting more effective workforce planning.