Latar belakang: Salah satu permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang memerlukan perhatian berkelanjutan adalah kesehatan gigi anak, terutama pada masa pergantian gigi sulung menjadi gigi permanen yang merupakan periode kritis dalam proses tumbuh kembang gigi. Gangguan tumbuh kembang gigi pada periode ini dapat memengaruhi kesehatan gigi dan mulut anak di masa mendatang. Namun, media edukasi konvensional sering kali kurang menarik bagi anak, sehingga diperlukan media pembelajaran yang lebih interaktif dan informatif, salah satunya melalui media visual radiografi gigi. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan anak mengenai kesehatan gigi pada periode gigi bercampur melalui edukasi menggunakan media visual radiografi gigi. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada 16 Februari 2026 dengan sasaran anak-anak TPQ Al-Hidayah yang didampingi oleh guru TPQ, bekerja sama dengan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Patrang, Kabupaten Jember. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan interaktif dengan memanfaatkan media visual radiografi gigi sebagai media pembelajaran utama. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti edukasi menggunakan media visual radiografi gigi. Sebelum intervensi, sebagian besar peserta berada pada kategori pengetahuan cukup, sedangkan setelah kegiatan mayoritas peserta berada pada kategori pengetahuan baik. Kesimpulan: Media visual radiografi gigi merupakan media edukasi yang lebih menarik dan informatif dalam meningkatkan pengetahuan anak mengenai kesehatan gigi karena mampu menampilkan kondisi gigi dan rongga mulut secara nyata sehingga memudahkan peserta memahami materi yang disampaikan. Kata kunci: edukasi kesehatan gigi, gigi bercampur, media visual, radiografi gigi ____________________________________________________________________________ Abstract Background: Children's oral health remains an important public health concern, particularly during the mixed dentition period, when primary teeth are replaced by permanent teeth. This developmental stage is critical because disturbances in tooth eruption and growth may adversely affect oral health later in life. However, conventional educational media are often insufficiently engaging for children, highlighting the need for more interactive and informative learning approaches, such as visual dental radiographs. Objective: This community engagement program aimed to improve children's knowledge of oral health during the mixed dentition period through education using visual dental radiographs. Method: The program was conducted on February 16, 2026, involving children from TPQ Al-Hidayah, accompanied by their teachers, in collaboration with the Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Patrang, Jember Regency, Indonesia. Oral health education was delivered through interactive counseling sessions using visual dental radiographs as the primary educational medium. Participants' knowledge was assessed before and after the educational intervention using a structured questionnaire. Result: The educational intervention resulted in a significant improvement in participants' knowledge of oral health during the mixed dentition period. Before the intervention, most participants demonstrated a moderate level of knowledge, whereas after the intervention, the majority achieved a good level of knowledge. Conclusion: Visual dental radiographs are an engaging and informative educational medium for promoting oral health among children. By providing realistic visualization of dental structures and oral conditions, this approach facilitates a better understanding of oral health concepts and effectively improves children's knowledge during the mixed dentition period. Keywords: dental radiography, mixed dentition, oral health education, visual media