Sinaga, Tianggur
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Self-Reward dan Konsumsi Simbolik: Mekanisme Coping dalam Tekanan Akademik Mahasiswa Universitas Palangka Raya Safitrianti, Dwi Nor; Amelia, Putri; Syahputra, Muhammad Thoriq Dwianta; Sinaga, Tianggur
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 8 No. 2 (2026): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v8i2.3374

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena pergeseran makna self-reward di kalangan mahasiswa Universitas Palangka Raya yang awalnya berfungsi sebagai bentuk apresiasi diri dan mekanisme coping terhadap tekanan akademik, namun berkembang menjadi praktik konsumsi simbolik. Penelitian bertujuan untuk menganalisis perubahan makna self-reward serta mengidentifikasi dampaknya terhadap kehidupan akademik, sosial, dan ekonomi mahasiswa melalui perspektif Teori Masyarakat Konsumsi Jean Baudrillard. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas media sosial, dan dokumentasi terhadap mahasiswa Universitas Palangka Raya yang aktif melakukan praktik self-reward dalam mengatasi tekanan akademik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa praktik self-reward tidak lagi berorientasi pada pemulihan kondisi emosional, namun juga lebih didorong oleh kebutuhan akan validasi sosial, keinginan mengikuti tren, dan pembentukan citra diri di media sosial. Bentuk self-reward yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Palangka Raya berupa nongkrong di kafe, membeli barang bermerek, hingga mengikuti gaya hidup yang sedang viral. Kondisi tersebut memunculkan perilaku konsumtif yang berdampak pada krisis keuangan jangka pendek, penundaan tanggung jawab akademik, serta munculnya rasa penyesalan setelah melakukan konsumsi berlebihan. Selain itu, media sosial turut memperkuat budaya konsumtif mahasiswa melalui tren dan tuntutan gaya hidup yang terus berkembang. Dengan demikian, self-reward pada mahasiswa saat ini cenderung berubah menjadi konsumsi simbolik yang dipengaruhi oleh budaya konsumerisme digital dan lingkungan sosial.