Esi Putri Silmina
Program Studi Teknologi Informasi, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SISTEM KONSULTASI KESEHATAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD) Esi Putri Silmina; Danur Wijayanto; Annas Abdulloh
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 28, No 3 Juli (2026): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.28.3.188-203

Abstract

Pemanfaatan Sistem Konsultasi Kesehatan di Indonesia masih belum optimal meskipun berbagai fasilitas telah tersedia. Data SUSENAS 2022 menunjukkan sekitar 95 dari 100 penduduk tidak pernah memanfaatkan layanan kesehatan jarak jauh dalam setahun terakhir, sehingga diperlukan peningkatan layanan kesehatan untuk mencegah penundaan diagnosis dan pengobatan. Pemerintah menargetkan 15% masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan jarak jauh pada 2024, menunjukkan perlunya upaya peningkatan layanan kesehatan dan penggunaan Sistem Konsultasi Kesehatan. Penelitian ini membangun Sistem Konsultasi Kesehatan menggunakan Metode Rapid Application Development (RAD) dan sistem ini dibangun berbasis Web menggunakan Framework Laravel. Pengembangan aplikasi dilakukan melalui 3 siklus iterasi dimana iterasi pertama menghasilkan desain awal sistem yang kemudian dilanjutkan iterasi kedua dan ketiga untuk meningkatkan fungsionalitas sistem sesuai dengan umpan balik pengguna. Sistem ini berhasil mengimplementasikan menu utama pada peran pasien dan dokter. Peran pasien terdapat menu Buat Janji Konsultasi dan menu Daftar Janji Konsultasi. Peran dokter terdapat menu Daftar Janji Konsultasi. Sistem ini juga dilengkapi dengan notifikasi status dan fitur pencarian yang memudahkan navigasi. Pengujian Black Box Testing menunjukkan tingkat keberhasilan 100% untuk pengguna sebagai pasien dan dokter. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, efisiensi, dan kepuasan layanan kesehatan jarak jauh di Indonesia.