Novi solikah hariningsih
Universitas Negeri Surabya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Praktik Upacara Karo dalam Kajian Fenomenologi Studi Tentang Perubahan Sosial di Desa Wonocepoko Ayu Dusun Wonoayu Lumajang Novi solikah hariningsih; Silvia Risma Agustin; Gita Dwi Oktavyandi; Diva Anastasya Adi Afrilia; Zaidan Tsaqif Agvianto; Raya Apsari Murti
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 12 No. 2 (2025): Sosial Horizon ( Jurnal Pendidikan Sosial)
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v12i2.9117

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik Upacara Karo pada masyarakat Suku Tengger di Desa Wonocepoko Ayu, Dusun Wonoayu, Lumajang, dengan fokus pada dinamika perubahan sosial yang menyertainya. Upacara Karo merupakan tradisi penting yang diwariskan sebagai wujud penghormatan kepada leluhur sekaligus ungkapan syukur kepada Sang Hyang Widhi. Melalui pendekatan fenomenologi kualitatif, penelitian ini menelusuri bagaimana masyarakat memaknai ritual tersebut di tengah modernisasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Upacara Karo sarat makna simbolis dan religius, berfungsi sebagai manifestasi bakti kepada leluhur serta penguat ikatan sosial. Simbol-simbol dalam upacara, seperti angka 22 yang melambangkan dua leluhur (bapak dan ibu) serta tumpeng trimurti dengan warna berbeda sebagai representasi tiga dewa Hindu, menggambarkan harmoni nilai lokal dengan ajaran agama yang lebih luas. Perubahan teknis, misalnya penggunaan sepeda motor oleh dukun adat, tidak mengurangi esensi upacara. Justru hal ini memperlihatkan kemampuan masyarakat beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan akar budaya. Antusiasme generasi muda dan dukungan pemerintah menjadi faktor penting bagi keberlanjutan tradisi ini. Penelitian ini memperkaya pemahaman tentang perubahan tradisi lokal sekaligus menjadi dasar strategi pelestarian budaya. kata kunci : Upacara Karo, Fenomenologi, Perubahan Sosial, Suku Tengger, Wonoayu