Zulaizah Rahayu
Universitas Pamulang, Tangerang Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan dan implementasi sistem e-commerce supplier b2b berbasis quotation menggunakan laravel dan webview pada pt trustone borneo Indonesia Zulaizah Rahayu; Syaeful Machfud
IKRA-ITH Informatika : Jurnal Komputer dan Informatika Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-INFORMATIKA Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-informatika.v10i2.7179

Abstract

PT Trustone Borneo Indonesia memiliki kebutuhan untuk menata proses penjualan produk safety dan rescue agar lebih rapi, terutama karena transaksi yang dilakukan lebih banyak berbentuk Business-to-Business (B2B). Sebelum sistem ini dibuat, proses komunikasi dengan customer masih dilakukan melalui WhatsApp, email, telepon, dan pencatatan manual. Cara tersebut membuat beberapa data penting, seperti permintaan barang, quotation, purchase order, delivery order, invoice, sampai konfirmasi pembayaran, belum tersimpan dalam satu alur yang mudah dipantau.Berdasarkan kondisi tersebut, project work ini menghasilkan sebuah sistem e-commerce supplier B2B berbasis quotation yang dibangun menggunakan framework Laravel dan dapat diakses melalui aplikasi Android berbasis WebView. Pengembangan sistem dilakukan dengan metode prototyping, dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, hingga evaluasi penggunaan. Sistem ini melibatkan lima role utama, yaitu Customer, Admin/Sales, Manager, Warehouse, dan Finance.Alur transaksi pada sistem dimulai dari customer yang mengajukan request quotation. Selanjutnya, Admin/Sales menyusun quotation, Manager melakukan approval, customer mengirimkan data purchase order, Warehouse membuat delivery order, Finance menerbitkan invoice, dan pembayaran diverifikasi secara manual berdasarkan mutasi rekening bank. Dengan alur tersebut, setiap tahapan transaksi dapat tercatat lebih jelas sesuai peran masing-masing pengguna.Hasil pengujian black-box pada 15 skenario menunjukkan bahwa fitur utama sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, User Acceptance Test yang melibatkan lima responden memperoleh nilai 91,2%, sehingga sistem dinilai layak digunakan dengan kategori sangat baik. Secara keseluruhan, sistem ini membantu perusahaan dalam meningkatkan keterlacakan transaksi, memperjelas pembagian tugas antarbagian, serta mempermudah monitoring penjualan produk safety dan rescue